Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Ikuti Intruksi Mendagri Soal PPKM Level 3, Perkantoran Terapkan 75 Persen WFH dan 25 Persen WFO  

Peningkatan kasus positif Covid-19 terus terjadi di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). Hingga saat ini berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bangk

Penulis: Sela Agustika | Editor: Fery Laskari
Tribun
Ilustrasi Covid-19 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Peningkatan kasus positif Covid-19 terus terjadi di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng). Hingga saat ini berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Senin (26/7/2021) total kasus positif Covid-19 mencapai 3.761.  Jumlah kasus aktif saat ini sebanyak 509 orang  dan total pasien yang meninggal dunia sebanyak 62 orang.

Kepala Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Tengah, Yudhi Sabara mengungkapkan bahwa pihaknya pun saat ini terus berupaya menekan terjadinya peningkatan kasus baru.

Bahkan kata Yudi, sesuai Instruksi Mendagri pihaknya telah menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level Tiga serta mengoptimalkan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat kecamatan atupun desa/kelurahan untuk pengendalian penyebaran Covid-19.

"Memang saat ini daerah kita masuk kategori PPKM Level Tiga, di mana sekarang ini sesuai kebijakan Mendagri PPKM level tiga, kita sudah menerapkan untuk perkantoran ini melakukan kegiatan pelayanan secara terbatas, yakni bekerja langsung (WFO) hanya ada 25 persen dan untuk dari rumah (WFH) sebanyak 75 persen," ujar Yudhi kepada Bangkapos.com, Selasa (27/7/2021).

Kata Yudhi, selain pembatasan pelayanan di perkantoran pihaknya juga melakukan berbagai kegiatan pembatasan lainnya, seperti pelaksanaan kegiatan pesta dan lainnya sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3, Level 2, Level 1.

"Untuk PPKM mikro ini memang sejak awal tahun sesuai jukni sudah kita terapkan, dan kita sudah menyiapkan satgas di masing-maisng Kecamatan dan juga beberapa desa. Di mana pengawasan PPKM ini tentunya kami ikuti sesuai intruksi Mendagri. Kami sangat berharap jangan sampai Bangka Tengah menepati PPKM Level 4 karena pengawasan  ini tentu akan semakin ketat dan ini juga akan berdampak pada perekonomian," tambah Yudhi.

Sementara itu untuk mengantisipasi lonjakan kasus baru, ia menyebutkan bahwa pihaknya juga mengandeng TNI Polri untuk melaksanakan patroli malam dan gencar mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan ke masyarakat.

"Kita sangat meminta masyarakat sadar dan mematuhi protokol kesehatan ini dengan ketat di tengah kondisi saat ini, dengan menerapkan 5 M mengunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mobilitas," katanya. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved