Breaking News:

Jemaah Dari 9 Negara Sudah Boleh Melaksanakan Umroh, Wajib Disuntik Vaksin Booster

Pelaksanaan dimulai 10 Agustus mendatang bertepatan dengan tahun baru Islam 1443 H, termasuk jamaah umroh dari Indonesia.

Editor: Agus Nuryadhyn
Bangkapos.com / Deddy Marjaya
ilustrasi Manasik haji di Sungailiat Kabupaten Bangka Sabtu (15/1/2020) 

BANGKAPOS.COM - Pemerintah Arab Saudi mengijinkan jemaah internasional untuk melaksanakan ibadah Umroh. 

Pelaksanaanya dimulai 10 Agustus mendatang bertepatan dengan tahun baru Islam 1443 H, termasuk jamaah umroh dari Indonesia.

Namun Pemerintah Arab Saudi mewajibkan jemaah dari sembilan negara termasuk Indonesia untuk disuntik vaksin booster jika ingin mengikuti ibadah umrah.

Produk vaksin booster yang disyaratkan oleh Pemerintah Arab Saudi, adalah Pfizer, Moderna, AstraZeneca, atau Johnson & Johnson.

Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Khoirizi mengatakan pihaknya akan membahas hal tersebut dengan Kementerian Kesehatan, Satgas Pencegahan Covid-19, dan BNPB.

"Kita akan lakukan langkah koordinasi dengan Kemenkes dan pihak terkait lainnya untuk membahas persyaratan tersebut, agar kebutuhan jemaah umrah Indonesia bisa terlayani," ujar Khoirizi melalui keterangan tertulis, Selasa (27/8/2021).

Khoirizi berharap pandemi Covid-19 segera berakhir, agar jemaah dari Indonesia tidak menjalankan ibadah umrah tanpa berbagai syarat.

"Kita berharap pandemi bisa segera teratasi sehingga jemaah Indonesia bisa menyelenggarakan ibadah umrah secara lebih baik," harapnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Saudi mengizinkan jemaah internasional melaksanakan umrah mulai 10 Agustus mendatang bertepatan dengan tahun baru Islam 1443 H, termasuk jamaah umroh dari Indonesia.

Menurut laporan media setempat, Haramain Sharifain, Kementerian Umrah dan Haji Saudi mengizinkan hampir seluruh negara membuka penerbangan langsung ke Saudi khusus jemaah umrah.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jemaah Umrah Indonesia Wajib Booster Vaksin, Kemenag Bakal Koordinasi dengan Kemenkes, 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved