Breaking News:

Virus Corona

Memahami Makna Aturan Pemerintah Makan 20 Menit, Emang Bisa? Berikut Hasil Surveynya

Presiden Resmi memperpanjang PPKM level 4 sampai 2 Agustus 2021. Beberapa aturan pun direnggangkan termasuk boleh makan ditempat selama 20 menit.

Penulis: Magang4 | Editor: Teddy Malaka
KOMPAS/RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi Warung Makan 

BANGKAPOS.COM - Presiden Joko Widodo resmi menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 mendatang. Beberapa peraturan pun direnggangkan satu diantaranya adalah boleh makan di warung atau warteg dengan waktu 20 menit.

Aturan ini pun memicu perbedaan pendapat banyak orang.

Menurut sejumlah orang waktu 20 menit merupakan waktu yang terlalu sedikit.

Hal ini dikarenakan makanan harus dikunyah setidaknya 10-15 kali sebelum ditelan agar nutrisinya dapat dicerna dengan baik oleh sistem pencernaan tubuh.

Walaupun paling ideal untuk mengunyah makanan adalah paling tidak 33 kali.

Namun, ditengah aktivitas pasti akan sulit untuk menerapkannya.

Suasana di Warteg Warmo Tebet Jakarta Selatan yang mulai melayani makan di tempat, Senin (26/7/2021). Aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 yang berlaku dari tanggal 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 membolehkan warteg untuk melayani makan di tempat selama 20 menit untuk setiap pembeli. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Suasana di Warteg Warmo Tebet Jakarta Selatan yang mulai melayani makan di tempat, Senin (26/7/2021).
(TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Mengutip Kompas.com, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang menerbitkan Inmendgari Nomor 24 Tahun 2021, termasuk soal aturan pembatasan waktu makan di warung, Juga mengatakan waktu makan 20 menit sudah sangat mencukupi apabila tidak pakai banyak bicara dan ngobrol.

Lantas berapa rata-rata waktu manusia untuk menghabiskan makanannya?

Melansir eatthis.com, studi baru mengatakan tipikal orang Amerika makan rata-rata empat kali sehari, dengan total sekitar 40 menit setiap hari.

Berarti dalam sekali makan, hanya dibutuhkan waktu 10 menit untuk menghabiskan makanan tersebut. 

Namun perlu digaris bawahi, makan terlalu cepat juga dapat meningkatkan beberapa resiko penyakit.

Mengutip health.clevelandclinic.org, dalam penelitian psikolog Leslie Heinberg, PhD, MA, orang yang makan lebih cepat memiliki resiko obesitas lebih tinggi daripada orang yang makan lebih lambat. (Bangkapos.com/Nur Ramadhaningtyas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved