Breaking News:

Estuti Bersyukur Terima Bantuan dari Gubernur, Beras 10 Kg dan Rp 600 Ribu Cukup Hidup Sebulan

Semenjak Covid-19, Estuti salah satu penerima Bantuan Sosial Tunai di Kampung Dul terpaksa berhenti dari pekerjaannya sebagai Asisten Rumah tangga.

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: El Tjandring
Diskominfo Babel
Penyaluran Bantuan Beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bertempat di Kantor Lurah Dul, Kec. Pangkalan Baru, Kab. Bangka Tengah, Rabu (28/7/2021). 

BANGKAPOS.COM - Semenjak Covid- 19, Estuti salah satu warga penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kampung Dul terpaksa berhenti dari pekerjaannya sebagai Asisten Rumah Tangga.

Untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari, ia bekerja serabutan dan berharap dari pemberian anak-anaknya.
Saat ditemui usai menerima bantuan, tampak wajahnya Estuti berkaca-kaca menuturkan dirinya sangat bersyukur bisa menerima bantuan hari ini.

"Saya sangat bersyukur bisa dapat bantuan ni, karena sekarang ini sangat sulit. Semenjak Covid kemaren, ku ndak pacak begawe agik kek orang apalagi sekarang nie lah tua ndak di pake agik (saya tidak bisa bekerja lagi, apalagi suda tua, sudah tidak dipekerjakan). Jadi sekarang agak bekuranglah pendapatan e, biasanya adelah di beri anak juga tapi kini pacak pacak kitalah (jadi sekarang berkurang pendapatan, biasanya ada juga dikasih anak, bisa-bisa kita aja), "ujar wanita usia 60 tahun ini saat menerima Penyaluran Bantuan Beras bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bertempat di Kantor Lurah Dul, Kec. Pangkalan Baru, Kab. Bangka Tengah, Rabu (28/7/2021).

Bantuan tunai senilai Rp600.000 serta beras 10 kilogram (kg) ini, menurutnya cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari selama sebulan lebih.

"Karena kini ya ku cuma tinggal dengan anak bungsuku(saat ini saya hanya tinggal dengan anak bungsu), jadi cukuplah untuk sebulan lebih. Suami lah ninggal 17 tahun yang lalu, jadi kita cuma makan bedue (suami meninggal 17 tahun lalu, jadi cukuplah untuk makan berdua)," tambahnya.

Dirinya berharap, program bantuan ini masih berlanjut, sehingga meringankan bebannya apalagi selama PPKM dirinya sulit untuk mendapat pekerjaan.

"Alhamdulilah mudah mudahan ke depannya dapat lagi," harapnya.

Sama halnya dengan warga bernama Ertina. Selama pandemi Covid-19, dirinya berhenti dari pekerjaannya di gudang, sehingga saat ini dia harus membuat makanan ringan, kadang ngasuh anak kecil untuk memenuhi kebutuhan keluarga, karena suaminya juga tidak memiliki pekerjaan.

"Alhamdulillah, biasanya kami harus beli beras 20 kg sebulan. Sekarang, ada bantuan ini, jadi cuma beli 10 kg lagi. Semoga covid ini cepat berlalu," ungkapnya.

Saat memberi bantuan, Gubernur Erzaldi mengatakan bahwa, bantuan ini disampaikan dalam rangka membantu masyarakat menghadapi PPKM Level 3 di Bangka Tengah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved