Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Formasi CPNS Dokter Spesialis Sepi Pelamar, Ketua IDI Babel Ungkap Kemungkinan Faktor Penyebab

Formasi dokter spesialis di Pemprov Bangka Belitung masih kosong pelamar hingga tutupnya pendaftaran CPNS.

Penulis: Riki Pratama | Editor: El Tjandring
Freepik
Ilustrasi pekerjaan dokter 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pendaftaran seleksi penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Calon Pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (CPPPK) 2021 telah berakhir, pada Senin (26/7/2021) kemarin.

Formasi dokter spesialis di Pemprov Bangka Belitung masih kosong pelamar hingga tutupnya pendaftaran.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Bangka Belitung, dr Adi Sucipto, mengungkapkan beberapa faktor yang membuat kemungkinan banyaknya lulusan pendidikan dokter enggan menjadi PNS di Babel.

"Ada beberapa faktor mungkin ada seperti mereka ingin bekerja dekat keluarga, ingin tetap di pulau Jawa karena pusatnya di sana, sehingga inginnya di sana," ujar dr Adi Sucipto, kepada Bangkapos.com, Rabu (28/7/2021).

Selain itu faktor lainnya kata Adi, seorang dokter juga melihat potensi suatu daerah, apakah sudah banyak dokter spesialis dan dirasakan penduduknya masih sedikit. Sehingga menjadi pertimbangan seorang dokter yang ingin bekerja di daerah tersebut.

"Makanya di daerah ini perlu daya tarik atau apapun yang membuat mereka mau. Baik itu dari tunjangan, insentif, itu kemungkinannya ya. Tapi saya tidak mengatakan rendah. Kemudian alasan lainnya mungkin, karena tidak ingin terikat sistem, ingin independen, maunya bebas. Jadi ada faktor itu juga, tetapi tergantung pribadi masing-masing sehingga mereka tidak mau menjadi PNS," lanjutnya.

Menurutnya, untuk menciptakan daya tarik, pemerintah perlu melakukan pemetaan dari jumlah pendudukan, kasus dan berapa jumlah rumah sakit.

"Dari data yang dibutuhkan penerimaan CPNS itu mungkin rumah sakit provinsi sudah punya data, sesuai standar Peraturan Kemenkes yang harus sekian dokternya, untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit tipe B," lanjutnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Babel, Susanti, mengatakan, formasi yang masih kosong ada pada spesialis dokter.

"Sejak ditutup kemarin, masih ada formasi yang kosong peminatnya. Seperti dokter spesialis,"kata Susanti kepada Bangkapos.com, Rabu (28/7/2021).

Dia menambahkan, formasi dokter spesislias yang kosong yakni, spesialis anak satu formasi, forensik satu formasi, jantung dua formasi, spesialis jiwa satu formasi, penyakit dalam satu formasi dan THT satu formasi.

"Selanjutnya ada 2.078 pelamar yang telah mendaftarkan direkrutmen CASN yang dibuka Pemprov Babel dari kuota CASN yang sediakan sebanyak 113 formasi. Membuat akun dan mengisi formulir ada 2.143 orang," lanjutnya.

Susanti, menjelaskan calon perserta yang sudah submit 2.078 orang, sudah verifikasi 1.825 orang dan yang belum verifikasi 253 orang.

"Verifikasi ini kewenangan instasi yang membuka formasi," lanjutnya.

Selain itu, untuk penerimaan CPPPK 2021, dari 841 kuota yang disediakan khusus bagi tenaga pendidikan sudah ada 1.166 pelamar yang sudah submit dari 1.202 pelamar yang membuat akun dan mengisi formulir.

"Sebanyak 837 orang sudah diverifikasi, yang belum verifikasi ada 329. Kewenangan verifikasi ini ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan," katanya.

Dia mengatakan, tahap pengumuman hasil administrasi pendaftaran akan diumumkan kembali pada 2-3 Agustus 2021 mendatang.

Kemudian diberi waktu untuk pelamar memberikan sanggahan pada 4-6 Agustus 2021, sedangkan jawaban sanggahan akan diumumkan 15 Agustus 2021.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved