Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Janda Tiga Anak di Kampung Dul Terharu Terima Beras PPKM dari Gubernur Erzaldi

Ia tak menyangka, bahwa di usia senja pemerintah masih memperhatikan masyarakat yang kekurangan dalam segi ekonomi yang terpuruk karena pandemi Covid.

Penulis: Magang1 | Editor: El Tjandring
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Astuti (tengah), saat menerima bantuan beras di Kantor Lurah Dul, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Rabu (28/7/20201) pagi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Raut wajah Astuti seketika memerah. Matanya berkaca-kaca saat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman memberikan bantuan program pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia di Kelurahan Dul, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Rabu (28/7/2021) pagi.

Astuti tak henti-hentinya mengucapkan syukur saat beras seberat 10 kilogram diberikan kepadanya.

Ia tak menyangka, bahwa diusia senja pemerintah masih memperhatikan masyarakat yang kekurangan dalam segi ekonomi yang terpuruk karena pandemi Covid-19.

"Alhamdulillah dapat menjadi tambahan," kata dia sembari mengusap matanya.

Janda tiga orang anak ini mengaku, selama pandemi melanda penghasilannya seketika hancur lebur.

Ia hanya berharap dari penghasilannya menjadi asisten rumah tangga (ART) yang tak menentu.

Sebab, di usia yang sudah menginjak setengah abad lebih banyak keluarga yang tak lagi memanfaatkan jasanya sebagai ART.

"Waktu itu saya masih bekerja. Sekarang sudah tua, tidak ada siapapun yang mau memperkerjakan," ungkap Astuti dengan terbata-bata.

Sejak suaminya meninggal 17 tahun lalu, Astuti hanya tinggal dengan anak bungsunya yang bekerja serabutan.

Selain itu, perempuan 60 tahun ini hanya memanfaatkan kiriman dari dua orang anaknya yang sudah menikah.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved