Breaking News:

Berita Pangkapinang

LDII Babel Fokus di 7 Bidang Selain Agama dan Dakwah

Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tidak hanya fokus di bidang agama dan dakwah saja, melainkan beberapa bidang yang menjadi program mereka.

Penulis: Widodo | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com /Widodo
Foto bersama Ketua Umum DPP LDII KH. Ir. Chriswanto Santoso, Ketua DPW LDII Bangka Belitung, Anggota DPR RI, Bambang Patijaya, Ketua PKS Babel Aksan Visyawan, Kepala BPTP Babel Dr Suharyanto dan lainnya usai gelar Muswil V DPW LDII Babel di Fox Haris Hotel Pangkalpinang, Rabu (28/7/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) tidak hanya fokus di bidang agama dan dakwah saja, melainkan beberapa bidang yang menjadi program mereka.

Hal itu disampaikan langsung saat acara musyawarah wilayah DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Bangka Belitung dengan tema "Penguatan SDM Profesional Religius Untuk Ketahanan dan Kemandirian Bangsa Indonesia Maju Serta Bangka Belitung Sejahtera" yang digelar di Fox Haris Hotel Pangkalpinang, Rabu (28/7/2021).

Dalam beberapa bidang tersebut juga dijelaskan pada bidang pangan. LDII mendorong agar Indonesia dapat mewujudkan ketahanan pangan.

Untuk itu, lahan-lahan tidur yang tidak produktif seperti lahan gambut supaya diinovasi agar dapat menjadi lahan yang produktif, yang pada gilirannya dapat mewujudkan kemandirian pangan di Indonesia.

"Pada bidang ini kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tinggi kepada Bapak Gubernur dan Kementerian Pertanian melalui BPTP (Balai Penelitian Tanaman Pangan), yang telah banyak memberikan bantuan dan insyaAllah pada momen Muswil V, akan dilakukan serah terima bibit kopi, kapulaga dan Cabe jamu secara simbolis kepada warga LDII yang diwakili ketua DPW LDII Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang akan ditanam di wilayah Kabupaten Bangka Tengah," kata Ketua Umum DPP LDII KH. Ir. Chriswanto Santoso, M.Sc.

Dalam konferensi kepada media, Ketua Umum DPP LDII itu juga menyebutkan Provinsi Bangka Belitung ini potensinya di pangan dan koperasi serta ekonomi.

"Kebetulan kita punya pakar bekerjasama dengan BPTP. Intinya bagaimana menggarap bekas tambang dan tanah-tanah tidak produktif itu bisa kita gunakan menjadi produktif," kata dia.

"Pak Gubernur Babel juga sudah menyarankan salah satu di antaranya petani itu jangka pendek ada hasil, kalau menunggu kopi jangka panjang. Sebetulnya tanamannya ada bibit kopi, kapulaga dan Cabe jamu. Kebetulan cabe jamu dan kapulaga ini kita jadikan tanaman antara untuk jangka pendek ketika kopi belum menghasilkan maka cabe jamu dan kapulaga sudah menghasilkan," jelasnya kepada wartawan.

Sehingga dirinya berharap nantinya bisa menghasilkan kopi kualitas ekspor khas Bangka Belitung.

"Besar harapan kita lahannya menjadi produktif, ekonomi petani semakin berjalan dan inilah wujud dari salah satu dari 8 program yang kita praktek di Babel," katanya.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved