Breaking News:

Berita Bangka Barat

Penumpang Kapal Lewat Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok Wajib Sertakan Kartu Vaksin

Penerapan PPKM Level 4 di Bangka Barat, mewajibkan para penumpang kapal memiliki surat keterangan vaksin minimal tahap pertama sebagai syarat.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: El Tjandring
(Bangkapos.com)
Ilustrasi antrean truk logistik di jalan masuk Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penerapan PPKM Level 4 di Kabupaten Bangka Barat, mewajibkan para penumpang kapal untuk memiliki surat keterangan vaksin minimal tahap pertama sebagai syarat melakukan perjalanan laut.

Hal ini diungkapkan Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Putra Kusuma saat dikonfirmasi Bangkapos.com.

"Antigen tetap cuma ditambah, dengan vaksin dosis satu. Adapun misal dia tidak bisa divaksin ada surat keterangan yang menyatakan, dia mungkin ditunda," ujar Putra Kusuma, Rabu (28/07/2021).

Selain itu dipertegas juga melalui surat edaran Gubernur Provinsi Bangka Belitung nomor 550/0487/Dishub, tentang pengendalian transportasi perjalanan domestik di wilayah PPKM Level 4.

Dalam surat edaran tersebut mengatur 13 poin terkait penyebrangan dengan menggunakan transportasi laut, yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Kalian dengan Pelabuhan Tanjung Api-api.

Dalam poin keenam mengatur terkait pelaku perjalanan moda transportasi laut wajib menunjukkan kartu vaksin minimal tahap pertama, serta surat hasil negatif test antigen 1x24 jam sebelum keberangkatan.

Namun pada poin ketujuh mengatur terkait sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya, dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman saat dikonfirmasi terkait poin ketujuh mengatakan, tak ingin barang pokok ataupun logistik di Bangka mengalami kekurangan akibat jumlah pasokan yang kurang.

"Kita melihat dulu kebutuhannya, kebutuhannya ini sebagai apa. Kalau dia pengangkut sembako, kebutuhan pokok kita tes lagi. Karena vaksin kita kan belum tersedia juga, mungkin mereka tidak vaksin di sana karena vaksinnya tidak tersedia," tutur Erzaldi Rosman saat berada di gedung serbaguna Kecamatan Tempilang.

Sementara itu satu di antara sopir truk yang sering menggunakan jalur Pelabuhan Tanjung Kalian, Toni mengatakan tak merisaukan terkait kebijakan pemerintah yang tertuang dalam surat edaran Gubernur Bangka Belitung.

"Kalau sekarang belum vaksin, tapi ya mau juga vaksin. Ini enggak vaksin karena enggak sempet juga, kita pulang kadang langsung istirahat. Tapi pengen vaksin juga, paling nantilah kalau ada waktu mau divaksin juga," ungkap Toni.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved