Breaking News:

Rudianto Tjen Ajak LDII Jadi Pelopor Penerapan 4 Pilar Kebangsaan di Babel

Kita harapkan bersama bahwa LDII menjadi Ormas Islam yang Modern, Berpandangan Maju, Terbuka, Menganyomi, dan Merangkul ormas-ormas lain

Penulis: Iwan Satriawan | Editor: Iwan Satriawan
istimewa
Anggota DPR RI Rudianto Tjen 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung, Ir. Rudianto Tjen mengajak Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menjadi pelopor penerapan dari 4 pilar (konsensus) kebangsaan agar kebinnekaan umat di Babel terus terjaga.

Ajakan ini dilontarkan Rudianto Tjen saat memberi pembekalan tentang 4 Konsensus Kebangsaan yang diselenggarakan oleh DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Babel di Fox Harris Hotel, Kota Pangkalpinang, Selasa (27/7/2021)

"Kita harapkan bersama bahwa LDII menjadi Ormas Islam yang Modern, Berpandangan Maju, Terbuka, Menganyomi, dan Merangkul ormas-ormas lain tanpa membedakan latar belakang untuk selalu menjaga keberagaman di negeri kita tercinta,” kata Rudi.

Pada kesempatan tersebut, Rudi juga mengajak LDII Babel untuk bisa memaksimalkan perannya sebagai organisasi di tengah-tengah masyarakat untuk terus menjaga kesatuan dan persatuan yang menjadi spirit pelaksanaan 4 Konsensus Kebangsaan.

Menurut Anggota DPR 4 periode tersebut, konsensus kebangsaan sangat relevan untuk menjawab berbagai tantangan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara di Tanah Air.

Pasalnya, kata Rudi, nilai-nilai yang terkandung dalam 4 konsensus kebangsaan mencerminkan sikap solidaritas, keadilan, kerjasama, kejujuran dan kesetiaan.

“Konsensus itu lahir dari perbedaan, kita tahu bahwa dari seluruh wilayah Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama dan budaya.
Oleh karenanya 4 konsensus ini bertujuan untuk persatuan dan kesatuan Republik Indonesia, agar negara ini menjadi kuat dan besar,” imbuh Rudianto Tjen.

Berbekal Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI, dikatakan Rudi adalah modal utama bagi masyarakat untuk melawan tantangan ideologi asing maupun radikalisme yang bertujuan mengganti ideologi negara.

Tak hanya itu, 4 Pilar Kebangsaan tersebut juga mampu menjadi benteng dalam menangkal hoax juga ujaran kebencian yang selama ini dilakukan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab yang dengan sengaja ingin memecah belah persaudaraan masyarakat Indonesia.

"Dan kita harapkan bahwa apa yang terkandung dalam nilai-nilai dan ajaran 4 pilar kebangsaan ini bisa benar-benar menghantarkan masyarakat menjadi makmur dan sejahtera," ungkapnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved