Breaking News:

Dunia Lampu Terbakar

Toko Dunia Lampu Pangkalpinang Terbakar, Penyebab Hingga Kerugian Belum Dapat Ditaksir

AKBP Tris Lesmana Zeviansyah mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui penyebab pasti kebakaran yang sebelumnya diduga karena korsleting

Penulis: Magang1 | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Yuranda
Personel Pemadam Kebakaran, sedang memadamkan api yang membakar Ruko Dunia Lampu, di Jalan Mayor Syafie Rahman, Kota Pangkalpinang, Selasa (27/7/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pasca kebakaran yang menghanguskan satu rumah ruko atau ruko dunia lampu elektrik yang berada di Jalan Mayor Syafrie Rachman, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (27/7/2021) pagi, tim Inafis dari Polres Pangkalpinang langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) sejak kemarin.

Kapolres Pangkalpinang, AKBP Tris Lesmana Zeviansyah mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum mengetahui penyebab pasti kebakaran yang sebelumnya diduga karena korsleting listrik.

Dirinya masih menunggu hasil dari proses pemeriksaan yang saat ini masih berlangsung.

"Untuk saat ini kami belum bisa memberikan informasi lebih lanjut karena masih dalam proses. Mungkin dalam waktu dekat ketika sudah ada hasilnya akan kita informasikan," kata dia kepada Bangkapos.com, Rabu (28/7/2021).

Tris Lesmana menyebutkan, pihak Kepolisian juga enggan menduga-duga penyebab kebakaran karena korsleting listrik. Karena dalam proses pemeriksaan, ada aturan dan mekanisme yang harus dilakukan.

Selain itu, Polisi belum dapat menafsir kerugian akibat kebakaran di ruko dunia lampu elektrik. Seperti diketahui, banyak sekali barang-barang elektronik yang terbakar seperti lampu hingga kabel.

"Kalau kita menduga takutnya nanti tidak sesuai dengan hasil yang kita laksanakan olah TKP. Jadi, kita tunggu saja sampai kita berhasil memastikan penyebab kebakaran itu, apakah karena faktor fisik maupun yang lain," terang Kapolres.

Menurut keterangan saksi mata, kata Kapolres, semua karyawan tidak mengetahui lantai tiga ruko tersebut dilahap si jago merah.

Mereka mengetahui setelah masyarakat memberikan informasi. Hal ini tentunya masih terus didalami oleh tim Inafis.

"Kita pastikan, pemeriksaan yang dilaksanakan juga akan menyentuh masalah yang seperti itu," tegas dia.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved