Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Beltim Ada Tambahan 3 Pasien Covid-19 Meninggal, Permintaan Vitamin di Apotek Alami Peningkatan

Hanya dalam waktu kurang dari dua jam, tiga pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Belitung Timur (Beltim) dilaporkan meninggal dun

Penulis: tidakada002 | Editor: Agus Nuryadhyn
Tribun Jabar/Gani Kurniawan
(Ilustrasi) Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia Tertinggi Kedua di Asia Tenggara 

BANGKAPOS.COM - Hanya dalam waktu kurang dari dua jam, tiga pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Belitung Timur (Beltim) dilaporkan meninggal dunia, Rabu (28/7).

Meninggalnya ketiga pasien tersebut diduga lantaran terlambat mendatangi rumah sakit rujukan. Ketiga pasien lanjut usia (Lansia) dengan penyakit penyerta atau komorbid tersebut sudah dalam kondisi kritis sehingga terlambat untuk ditangani.

Dengan meninggalnya tiga pasien ini total kasus kematian pasien Covid-19 di Beltim menjadi 37 orang dan menambah angka kasus harian kematian karena Covid di Bangka Belitung menjadi 18 orang pada Rabu (28/7).

Diketahui tiga pasien Covid-19 yang meninggal berdekatan di RSUD Beltim tersebut, pertama seorang laki-laki berinisial ZA berusia 62 tahun warga Desa Mekar Jaya Manggar. Ia meninggal pukul 06.20 WIB.

Berselang 20 menit kemudian atau sekitar pukul 06.40 WIB pasien perempuan berinisial F berusia 68 tahun warga Desa Lalang Manggar, juga meninggal dunia.

Pasien ketiga yang meninggal adalah perempuan bernisial N berusia 71 tahun warga Desa Lalang Jaya Manggar. Ia menghembuskan napas terakhir pukul 08.05 WIB.

Direktur RSUD Belitung Timur dr Vonny Primasari membenarkan ketiga pasien yang terpapar virus corona tersebut meninggal pada waktu yang berdekatan.

"ZA sudah dirawat sejak 25 Juli 2021 dengan keluhan sesak, demam, dan batuk. F baru masuk ruang isolasi semalam dengan keluhan demam dan batuk berdahak. Lalu N dirawat sejak 24 Juli 2021 dengan keluhan demam, sesak, dan batuk," jelas Vonny kepada Bangka Pos, Rabu (28/7).

Vonny membeberkan pasien bernisial ZA mengidap komorbis hipertensi dan N dengan penyekit bawaan asma.
“Sejak masuk ruang perawatan, ketiganya sudah diberikan terapi dan treatment sesuai penanganan pasien Covid-19. Namun kondisi pasien tidak mengalami perbaikan hingga dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

Tiga pasien ini merupakan pasien ke-35, 36, dan 37 yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Belitung Timur.

Halaman
1234
Sumber: Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved