Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dialog Interaktif Wawasan Kenegaraan, Prespektif Tokoh Agama Hingga Permudah Layanan Disdukcapil

Bangka Pos Group menggelar dialog interaktif wawasan kenegaraan Perkumpulan Lembaga Pusat Dukungan Kebijakan Publik ELPDKP menjelang HUT ke-76 RI.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Bangka Pos Group menggelar dialog interaktif wawasan kenegaraan Perkumpulan Lembaga Pusat Dukungan Kebijakan Publik ELPDKP menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia, di ruang pertemuan Bangka Pos, Kamis (29/7/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bangka Pos Group menggelar dialog interaktif wawasan kenegaraan Perkumpulan Lembaga Pusat Dukungan Kebijakan Publik ELPDKP menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Republik Indonesia, di ruang pertemuan Bangka Pos, Kamis (29/7/2021).

Acara yang dilaksanakan sebagai upaya peningkatan literasi administrasi kependudukan menuju pemberdayaan partisipasi publik itu dihadir oleh Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil, Rektor UBB Ibrahim, Kepala Ombudsman Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung, Shulby Yozar Ariadhy dan tokoh-tokoh lainnya yang berkaitan dengan kebijakan publik.

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebut, dialog interaktif yang digelar Bangka Pos tersebut sangat baik, sebab menepis jarak antara masyarakat dan pemimpinnya.

"Diskusi ini sangat bagus bagaimana kita jangan sampai ada miskomunikasi, jangan ada batasan komunikasi antara pemerintah, kepala daerah dan masyarakatnya. Kegiatan hari ini menepis jarak antara masyarakat dan pemimpinnya, sehingga tidak ada miskomunikasi," ujar Molen dalam pembukaan acara dialog tersebut.

Menurutnya, administrasi kependudukan merupakan hal penting dalam suatu pemerintahan sehingga updateing data secara berkelanjutan juga harus dilakukan

"Data-data kependudukan sangat penting sekali, mulai dari pemilu, bantuan sosial yang saat ini semakin gencar kita berikan, ini dasarnya dari administrasi kependudukan itu. Makanya kita juga sangat berhati-hati dalam pendataan ini, updating data ini harus kita lakukan secara berkelanjutan suapaya kebijakan yang kita ambil dari data yang ada," jelasnya.

"Updating data ini adalah sangat penting, makanya akan terus kita lakukan perubahan terus menerus akan kita lakukan," tambahnya.

Kata Molen, berbagai upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat untuk memiliki administarasi kependudukan juga sudah dilakukan.

"Kami sudah kerjsama dengan KPU, dan beberapa pihak lainnya, terus melalui Dinas Sosial dan Disdukcapil semua sudah terintegrasi supaya jangan nanti kelabakan kalau nanti dibutubkan," sebutnya.

Diakui Molen, masyarakat selalu ingin serba cepat, instan, dan mau dilayani dengan baik.

"Kalau bisa masyarakat kita ini mau satu menit selesai, serba instan semuanya terlayani dengan baik. Makanya bagaimana kami tetap berupaya memebrikan pelayanan yang terbaik yang masyarakat inginkan semaksimal mungkin," tuturnya.

Dari sisi prespektif tokoh keagamaan islam Masmuni Mahatma mengatakan, Allah SWT dalam Al-Quran juga sudah mengajarkan administrasi.

"Allah SWT juga dalam Al-Quran juga sudah melatih kita administrasi dari mana, orang malaikat juga diajarin. Jadi kalau para pemimpin memang harus mempelajari administarasi, sehingga public service itu menjadi amanah bukan hanya layanan biasa," sebut Masmuni.

Menurutnya, jika administrasi kependudukan sudah ada oknum-oknum yang ikut di dalamnya, maka administrasi akan berhenti ditataran materi saja.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved