Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kapolda Babel Minta Anggota Serius Latihan Tracer, Bantu Turunkan Angka Positif Covid-19

Pelatihan tracer Covid-19 anggota Polri dan komunitas, menjadi salah satu cara mencegah penularan Covid-19.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com/ Anthoni Ramli
Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, berfoto bersama peserta pelatihan tracer Covid-19 anggota Polri dan komunitas Kamis (29/7/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pelatihan tracer Covid-19 anggota Polri dan komunitas, menjadi salah satu cara mencegah penularan Covid-19.

Untuk itu, Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, meminta personil Polda Bangka Belitung yang mendapat pelatihan tracer ini harus dioptimasi sehingga memberikan dampak positif bagi penanganan dan pencegahan Covid-19.

"Dengan cara Testing, Tracking dan Treatment atau (3T) ini akan menjadi kunci menurunkan angka positif dan angka fasilitas yang disebabkan Covid-19," kata Anang, Kamis (29/7/2021).

Melalui pelatihan tracer dan aplikasi Sistem Informasi Pelacakan (Silacak) data kontak erat dengan orang yang terpapar terdeteksi dini sehingga penularan kepada anggota keluarga maupun masyarakat dapat dicegah.

"Dengan demikian laju perkembangan penularan Covid-19 di wilayah Bangka Belitung dapat ditekan dan dikendalikan dengan baik," harap Anang.

Anang berharap, personil Polri dan komunitas masyarakat yang mengikuti pelatihan tracer Covid-19 dilakukan dengan sungguh-sungguh. Pasalnya, pelatihan tersebut merupakan bagian dari kegiatan sosial kemanusiaan.

"Oleh karena itu dalam bertugas nanti harus bersungguh-sungguh dan perlu adanya sinergitas dengan pilar kamtibmas di desa, Kelurahan, dan tokoh masyarakat setempat serta instansi terkait dalam rangka mengoptimalkan program tracking pada PPKM Level 3 dan 4 sehingga dapat menekan angka Covid-19 dan terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," harap Anang.

Anang juga, meminta jajaran fungsi binmas intensif melakukan penyuluhan dan edukasi prokes Covid-19 dan melaksanakan program 5M (menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Kepada komunitas binaan Polri semoga dapat menbantu tracking kontak erat orang yang terpapardan melaporkannya melalui aplikasi Silacak," pungkasnya.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved