Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Kisah Petugas Pemakam Jenazah Covid-19, Dari tidur di Liang Lahat Hingga Rasakan Hal Ganjil Ini

Dengan menggunakan pakaian alat pelindung diri lengkap, Robby dan 13 rekannya bergegas dari tempat duduknya setelah mendengar bunyi sirine ambulans.

Penulis: Magang1 | Editor: El Tjandring
(Bangkapos/Cepi Marlianto)
Tim reaksi cepat BPBD Kota Pangkalpinang saat memakamkan jenazah pasien Covid-19 di tempat pemakaman umum Air Pauh Perumnas Kace, Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Kamis (29/7/2021) petang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Rintik hujan sore itu tak jadi penghalang Robby dan tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung untuk memakamkan jenazah yang meninggal dunia akibat Covid-19.

Bau tanah yang terkena air hujan tercium jelas di tempat pemakaman Air Pauh Perumnas Kace, Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.

Dengan menggunakan pakaian alat pelindung diri (APD) lengkap Robby dan 13 rekannya langsung bergegas dari tempat duduknya setelah mendengar bunyi sirine ambulans.

Mereka secara bergantian mengangkat peti jenazah keluar dari mobil ambulans yang baru datang dari rumah sakit.

Tak ada riuh gemuruh lantunan lafaz 'La ilaha ilallah' dari petakziah. Hanya lirih terdengar isak tangis dari keluarga yang ditinggalkan di pemakaman itu.

Mereka hanya bisa menyaksikan dari kejauhan orang yang mereka sayangi harus dimakamkan dengan protokol Covid-19.

Robby bercerita, selama menggawangi tim reaksi cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang untuk memakamkan jenazah pasien Covid-19 banyak hal dialami.

Mulai dari beratnya peti yang diangkat walaupun berukuran kecil hingga harus melebarkan liang lahat yang telah digali.

Pasalnya tim penggali kubur tak mau melebarkan lubang makam setelah jenazah tiba.

Para penggali tak mau mengambil risiko melebarkan lubang saat jenazah sudah ada di lokasi. Padahal untuk melebarkan lubang membutuhkan waktu yang lama dan sangat berat jika menggunakan APD.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved