Breaking News:

Ladang Gas Terbesar di Asia Tenggara Milik Indonesia Terancam Membeku Seperti Natuna, Ini Alasannya

Namun belakangan salah satu ladang gas terbesar di Asia Tengara milik Indonesia diprediksi akan membeku dan tak laku seperti di Natuna.

Editor: M Zulkodri
Intisari
Lokasi ladang gas Masela di Timur Indonesia (via intisari) 

BANGKAPOS.COM--Indonesia merupakan negara dengan sumber daya alam yang melimpah, dari minyak, batubara, emas hingga cadangan gasnya.

Belum sumber daya lainnya yang memiliki nilai ekonomis tinggi.

Salah satu sumber daya alam Indonesia yang menjanjikan dan dapat menambah pundi-pundi APBN adalam Gas alam.

Namun belakangan salah satu ladang gas terbesar di Asia Tengara milik Indonesia diprediksi akan membeku dan tak laku seperti di Natuna.

Hal itu ditengarai setelah sudah lebih dari setahun setelah Royal Dutch Shell umumkan menarik diri dari proyek gas alam Masela di timur Indonesia

Kini, Indonesia belum menemukan pembeli yang minat untuk saham 35% dalam kerjasama USD 19 miliar.

Melansir Asia Times, hal ini menjadi sebab mengapa ekonomi Indonesia makin lesu, di tengah pandemi Covid-19.

Awalnya ada dua raksasa migas yang minat dengan ladang gas Masela, Petroleum & Chemical Corporation dari China (Sinopec) dan raksasa Jepang, Inpex Corporation.

Namun Sinopec kini telah mundur, meninggalkan Jepang dalam kebingungan mengolah sumber daya gas terbesar di Asia Tenggara yang belum termanfaatkan.

Masela telah membuktikan sebagai sumber gas terbesar di Asia Tenggara.

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved