Breaking News:

Advertorial

Pemkab Bangka Tengah Akan Keluarkan Kebijakan Tertulis PPKM Level 3

BUPATI Bangka Tengah Algafry Rahman bersama dengan Gubernur Babel, Kapolda dan Danrem menggelar rapat koordinasi

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: khamelia
Sela Agustika
BUPATI Bangka Tengah Algafry Rahman Gelar Rapat internal bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tentang Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Resto Gale-gale, Rabu (28/7). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- BUPATI Bangka Tengah Algafry Rahman bersama dengan Gubernur Babel, Kapolda dan Danrem menggelar rapat koordinasi di Aula Kelurahan Dul, dilanjutkan Rapat internal bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tentang Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Resto Gale-gale, Rabu (28/7).

“Kita ketahui kasus Covid-19 di Bangka Belitung saat ini sedang tinggi-tingginya, dimana untuk Kabupaten Bangka Tengah sendiri berdasarkan surat dari Mendari kita masuk dalam PPKM Level 3. Dan Kita berharap, status kita tidak meningkat menjadi level 4,” ungkap Algafry, Rabu (28/7).

Dalam pelaksanaan PPKM Level 3, Algafry menyebutkan memang masih terdapat beberapa kendala yang dialami, namun saat ini pihaknya pun telah melakukan koordinasi deng­an pemerintah provinsi.

“Kendala-kendala yang ada untuk penerapan PPKM Level 3 di Bangka Tengah telah kami sampaikan di rapat sebelumnya ke Pemprov, di antaranya memang ada keterbatasan ketersediaan peralatan kesehatan, khususnya PCR yang memang di tempat kita belum ada, akan tetapi Insya Allah kendala ini akan segera diatasi dan di­support dari pihak provinsi untuk Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah,” papar Algafry.

Lebih lanjut, Pemkab Bangka Tengah pun akan menerbitkan kebijakan tertulis mengenai penerapan PPKM Level III ini untuk segera diinformasikan kepada masyarakat.

Kata Algafry, pihaknya pun akan terus memberikan sosialisasi dan pemahaman secara persuasif dalam hal penerapan protokol kesehatan, serta meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berada di luar rumah.

“Tentunya saat ini kita akan menyesuaikan kondisi di lapangan agar tetap memberikan ketentraman kepada masyarakat. Intinya saat ini tetap waspada, protokol kesehatan harus tetap harus diterapkan dan kita meminta masyarakat untuk menghindari berkumpul - kumpul dan berkerumun,” ujarnya.

Sementara itu Kapolres Bangka Tengah, AKBP Slamet Ady Purnomo dalam hal ini pun akan gencar melakukan sosialisasi dan penertiban terkait penerapan protokol kesehatan mengingat Bangka Tengah yang masuk dalam PPKM Level 3.

“Kami tetap berdasarkan ketentuan Mendagri dan kebijakan kepala daerah. Dan dalam penertiban PPKM Level 3 ini tentunya kami akan melakukan sosialisasi dan juga melakukan pener­tiban di tempat - tempat yang berpotensi kerumunan seperti pusat perbelanjaan yang sifatnya humanis untuk mengajak masyarakat taat prokes guna menekan angka kasus Covid-19,” ujar AKBP Slamet.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Zaitun menuturkan bahwa saat ini pihaknya pun gencar melakukan 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment terhadap pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Upaya 3T ini memang gencar kita lakukan pene­lusuran. Kita berharap di tengah kondisi saat ini masyarakat taat protokol kesehatan, khususnya menerapkan 5M yakni mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas dan menghindari kerumunan. Karena ini upaya utama untuk menekan kasus Covid-19 ini,” ujar Zaitun.

Ia berharap dengan adanya upaya dan sosialisasi yang dilakukan bersama oleh pihak terkait dapat menekan angka kasus Covid-19 di wilayahnya. (adv/t3/may)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved