Breaking News:

Berita Bangka Barat

Wujudkan Kejaksaan Digital, Kejari Bangka Barat Ingin Satu Data Kejaksaan

Kajari Bangka Barat, Helena Octavianne, menjadi mentor dalam pemaparan laporan aktualisasi bagi peserta Latsar CPNS Golongan III Kejari Bangka Barat.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: El Tjandring
(Ist/Kejari Bangka Barat)
Kajari Bangka Barat, Helena Octavianne saat menjadi mentor dalam pemaparan laporan aktualisasi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Barat, Helena Octavianne, menjadi mentor dalam pemaparan laporan aktualisasi bagi peserta Latsar CPNS Golongan III Kejari Bangka Barat atas nama As’ad Syaiful Arifin.

Aktualisasi tersebut dilaksanakan setelah sebelumnya yang Syaiful Arifin melaksanakan, rancangan laporan aktualisasi nilai-nilai dasar ASN yang telah dihabituasi di Satuan Kerja Kejari Bangka Barat.

Diketahui laporan tersebut berjudul optimalisasi pengelolaan arsip data dukung pertanggungjawaban keuangan dengan Google Drive pada Kejari Bangka Barat.

"Aktualisasi yang dilakukan peserta memang benar sudah dilaksanakan di satuan kerja, dan telah memberikan manfaat khususnya di bidang pembinaan dan pengawasan. Setiap anggaran yang diserap, harus ada laporan pertanggungjawabannya," ujar Helena Octavianne, Kamis (29/07/2021).

Selain itu aktualisasi juga dilakukan untuk mempermudah tugas, dari bidang pengawasan Di Kejati Kepulauan Bangka Belitung.

"Dalam hal monitoring laporan pertanggungjawaban keuangan terutama pada masa pandemi Covid-19, saat ini yang sedikit mengalami kesulitan untuk langsung turun ke satuan kerja di daerah," ucapnya.

Kemudian aktualisasi tersebut juga masuk ke dalam area lima yaitu mengenai penguatan pengawasan pada saat pemaparan, untuk meraih predikat WBBM pada Kejari Bangka Barat yang telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu.

Sebelumnya Jaya Kesuma yang bertindak selaku penguji sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Badan Diklat Kejaksaan RI, mengatakan aktualisasi diperlukan karena anggaran telah diserap tetapi tidak disertai dengan data dukung.

"Aktualisasi yang dilakukan peserta sudah baik, semua kegiatan yang dilaksanakan dengan detail dan berharap agar kegiatan digitalisasi data dukung terus dilakukan secara berkelanjutan," katanya.

Sementara itu Helena Octavianne berharap untuk aktualisasi yang dilakukan, dapat menjadi contoh bagi satuan kerja yang lain di lingkungan Kejaksaan RI.

"Sesuai dengan perintah harian Jaksa Agung dalam peringatan HBA ke-61 untuk mewujudkan Kejaksaan Digital, dalam penyelenggaraan manajemen teknologi informasi dan sistem satu data Kejaksaan," tuturnya.

(Bangkapos.com/Rilis/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved