Breaking News:

Begini Respon ICW yang Mau Dipolisikan Moeldoko Jika Tidak Minta Maaf

Otto Hasibuan, melayangkan somasi terbuka kepada peneliti ICW Egi Primayogha terkait tudingan keterlibatan kliennya dalam pusaran pemburu rente obat

Editor: Evan Saputra
CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com
Kepala Staf Keperesidenan (KSP) Moeldoko di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (11/2/2019). 

Begini Respon ICW yang Mau Dipolisikan Moeldoko Jika Tidak Minta Maaf

BANGKAPOS.COM - Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo angkat bicara menyikapi somasi dari Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Adnan mengatakan, hingga saat ini ICW belum menerima somasi tertulis dari Moeldoko.

Sehingga, ia belum bisa memberikan respons lebih jauh.

"Kami sampai saat ini belum mendapatkan somasi tertulisnya dari Pak Moeldoko, sehingga kami belum bisa memberikan tanggapan lebih jauh," kata Adnan saat dikonfirmasi, Kamis (29/7/2021).

ICW, dikatakannya, masih menunggu somasi tertulis dari pihak Moeldoko.

"Jadi kami lebih baik menunggu dulu somasi tertulisnya, daripada salah memberikan respon, karena kadang apa yang disampaikan secara lisan dengan apa yang ditulis bisa berbeda," kata Adnan.

Sebelumnya, kuasa hukum KSP Jenderal Purn Moeldoko, Otto Hasibuan, melayangkan somasi terbuka kepada peneliti ICW Egi Primayogha terkait tudingan keterlibatan kliennya dalam pusaran pemburu rente obat ivermectin hingga ekspor beras.

Otto menegaskan, kliennya sudah membantah terlibat dalam kasus yang dituduhkan oleh peneliti ICW tersebut.

Menurutnya tuduhan ini adalah fitnah dan tidak bertanggung jawab.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved