Breaking News:

Berita Sungailiat

Gaji Honorer dan TPP ASN Kabupaten Bangka Dipotong, Honorer dan ASN Kebingungan Atur Keuangan

Tenaga honorer dan ASN di pemkab Bangka mempertanyakan masalah pemotongan gaji honorer dan TPP ASN yang akan dilakukan oleh pemkab Bangka.

Penulis: Magang2 | Editor: El Tjandring
Bangkapos.com
Ilustrasi honorer 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tenaga honorer dan ASN di Pemerintahan kabupaten (pemkab) Bangka mempertanyakan masalah pemotongan gaji honorer dan TPP ASN yang akan dilakukan oleh pemkab Bangka.

Diberitakan Bangkapos.com sebelumnya, diketahui bahwa melalui Surat Edaran (SE) Bupati Bangka No. 900/4013//SE/BPPKAD-III/2021.

Dalam surat edaran tersebut berisi tentang upaya memperkuat stabilitas keuangan daerah dan penundaan pelaksanaan kegiatan dan pencairan belanja daerah dalam APBD Kabupaten Bangka TA 2021 kepada seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka.

Berdasarkan Surat Edaran tersebut diketahui bahwa dalam poin 4 akan dilakukan rasionalisasi honorarium tenaga kontrak sebesar Rp 500.000/bulan.

Dalam poin 5 akan dilakukan rasionalisasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Prestasi Kerja ASN sebesar 18 persen per bulan sesuai dengan uraian jabatannya masing-masing.

Salah seorang ASN dengan inisial NV (46) yang bertugas di salah satu instansi di pemkab bangka menyebutkan bahwa hal tersebut cukup membuatnya kebingungan dalam mengatur kondisi keuangan.

"Secara pribadi menurut ayuk tetap ade imbas e, ya penghasilan di luar gaji pasti e berkurang, jadi makin harus bijak penghematan pengeluaran, terutama kalo ade pinjaman bank yang diangsur menggunakan uang TPP," ucap wanita tersebut.

Meski sudah memiliki jabatan yang cukup bagus, dirinya harus menerima dengan lapang dada keputusan tersebut.

"Ya mau gimana lagi, kondisi keuangan pemda harus juga dimengerti oleh PNS. Sedih ya pasti sedih, tapi ikhlas berpasrah kepada Yang Maha Kuasa," tuturnya, Jumat (30/7/2021).

NV berharap tahun depan kondisi bisa stabil kembali, pandemi hilang, serta aktivitas sudah bisa berjalan normal seperti dulu sebelum pandemi.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved