Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Hari Ini Warga yang Tertular Covid-19 di Kabupaten Bangka Tambah 115 Orang, Sembuh 76 Orang

Warganya terkonfirmasi positif covid 19, Jumat (30/07/2021) di Kabupaten Bangka bertambah sebanyak 115 orang

Editor: nurhayati
Dok/Boy Yandra
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Boy Yandra. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Warganya terkonfirmasi positif covid 19, Jumat (30/07/2021) di Kabupaten Bangka bertambah sebanyak 115 orang.

Sedangkan yang sembuh 76 orang dan meninggal dunia 2 orang.

"Warga yang meninggal dua orang satu warga Sungailiat dan satu warga Belinyu sedangkan yang positif 115 orang dan sembuh 76 orang," kata Boy Yandra saat dikonfirmasi Bangkapos.com.

Warga yang meninggal yakni S (72) laki-laki warga Gunung Muda Belinyu meninggal di RSUD Depati Bahrin dikebumikan di Belinyu. 

R (46) perempuan warga Kampung Nelayan Sungaliat meninggal di RSUP Bangka Belitung dan dimakamkan di TPU Nelayan 2.

Total selama pendemi covid 19 berlangsung kasus terkonfirmasi positif covid 19 di Kabupaten Bangka ada 6.572 orang, sembuh 5.453 orang.

Sementara yang  958 orang masih menjalani perawatan dan pengawasan dokter baik di ICU, isolasi, karantina maupun Isoman. Sedangkan yang meninggal dunia mencapai 161 orang.

Menuruti Boy Yandra penambahan pasien covid 19 dan warga meninggal terkonfirmasi positif covid 19 masih terus berlangsung di Kabupaten Bangka.

Ini menunjukkan masyakarat mulai longgar dalam pelaksanaan prokes. Masyarakt mengabaikan 3M sehingga penyebaran dan penularan covid 19 terus terjadi.

Padahal jika melaksanakan minimal 3 M saja saar beraktifitas yakni selalu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak maka kecil kemungkinan akan tertular.

"Kecil kemungkinan kita menularkan atau pun tertular covid 19 jika melaksanakan 3M ini mungkin sudah mulai diabaikan masyakarat jadi terus terjadi peningkatkan penularan covid 19," kata Boy Yandra 

Boy Yandra juga mengatakan banyak warga yang kontak dengan pasien covid 19 tidak melapor dengan berbagai alasan.

Padahal ini menjadi langkah petugas dinkes dan satgas guna melakukan 3T guna memutus rantai penyebaran covid 19. Banyak juga wargs yang mengalami demam, flu dan batuk yang enggan memeriksakan diri ke pelayanan kesehatan.

"Mari putuskan rantai penyebaran covid 19 dengan selalu melaksanakan 3M, melapor saat kontak dengan positif covid 19 dan memeriksakan diri pelayanan kesehatan saat demam, batuk dan flu," imbau Boy Yandra.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved