Breaking News:

Berita Bangka Barat

Pasca Penertiban TI di Perairan Jungku Bangka Barat, Puluhan Ponton Terparkir di Pinggir Pantai

Puluhan ponton yang kerap beroperasi di tengah laut perairan Jungku, kini dalam kondisi posisi berjajar tidak beroperasi di pinggir pantai.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Sejumlah ponton yang kerap beraktivitas di Perairan Jungku, kini berjajar di pinggir pantai Desa Selindung, Kabupaten Bangka Barat, Jum'at (30/07/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Puluhan ponton yang kerap beroperasi di tengah laut perairan Jungku, kini dalam kondisi posisi berjajar tidak beroperasi di pinggir pantai Desa Selindung, Kabupaten Bangka Barat.

Bahkan dari puluhan ponton tersebut, beberapa diantaranya dipasang garis polisi.

Hal ini dilakukan usai pada Kamis (29/07/2021) lalu, tim gabungan dari Polairud, Polres Bangka Barat dan Denpom melakukan razia terhadap praktik penambangan tanpa izin di Izin Usaha Penambangan (IUP).

Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Anang Syarif Hidayat saat dikonfirmasi, menegaskan pihaknya akan melakukan penertiban terhadap tambang ilegal.

"Kalau ilegal ya kita tertibkan, tapi kalau secara rinci saya belum baca laporannya nanti saya cek lagi," kata Anang Syarif Hidayat saat dikonfirmasi disele-sela kunjungannya ke Pemkab Bangka Barat, Jum'at (30/07/2021).

Selain itu Irjen Pol Anang Syarif Hidayat mengatakan terkait masalah TI  sudah diserahkan kepada Dit Reskrimsus Polda Bangka Belitung.

"Saat ini masih mengurus Covid-19, jadi untuk semua masalah diserahkan ke krimsus. Biar kita fokus ke masalah covid-19 dulu, tapi intinya kalau itu ilegal ya kita tertibkan," kata Anang.

Sementara itu satu diantara pekerja TI di Perairan Jungku, yakni Madjali mengaku enggan untuk kembali beraktivitas TI di Perairan Jungku.

"Gak berani lah kemarin ada razia, sekarang ini kalau nge-TI bisa langsung ketangkep. Ada polisi sama yang jaga, kalau mulai TI sekarang ya langsung ditangkap jadi gak ada yang berani lah," kata Madjali.

Selain itu diakuinya mayoritas pekerja TI yang saat ini menambang di Perairan Jungku, adalah para pekerja yang sebelumnya menambang di Perairan Bangka Selatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved