Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Pemprov Babel Kesulitan Cari Dokter Spesialis, 2 Tahun Formasi Dokter Spesialis Tak Ada Pelamar

Sejumlah formasi dokter spesialis dalam penerimaan CPNS, yaitu spesialis anak, forensik, jantung, jiwa, mata, THT, penyakit dalam tak ada pelamarnya

Bangka Pos/Riki Pratama
CPNS - Kepala BKPSDMD Provinsi Babel, Susanti. Sudah genap 2 tahun, formasi dokter spesialis dalam seleksi CPNS Pemprov Babel tak diminati pelamar 

PANGKALPINANG , BANGKA POS.COM - Hingga pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021 ditutup pada Senin (26/7) pukul 23.59 WIB, formasi dokter spesialis di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tidak terisi pelamar.

Formasi yang dimaksud yakni formasi dokter spesialis anak, dokter spesialis forensik, dokter spesialis jantung, dokter spesialis jiwa, dokter spesialis mata, dokter spesialis penyakit dalam, serta dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT).

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Babel, Susanti, mengatakan, faktor yang membuat kekosongan pelamar formasi tersebut karena jumlah dokter spesialis sedikit, sedangkan formasinya banyak.

“Untuk kekosongan pelamar dokter spesialis disebabkan karena jumlah dokter spesialis yang sedikit. Namun, formasi yang dibuka seluruh Indonesia sehingga kekurangan pelamar,” kata Susanti kepada Bangka Pos, Kamis (29/7).

“Formasi kosong tidak bisa dialihkan ke formasi lain karena formasi sudah ditetapkan oleh Kemenpan RB. Formasi yang ada se­suai dengan kebutuhan dan ini merupakan usulan dari RSUP yang membutuhkan dokter spesialis. Mereka menyampaikan ke BKPSDMD dan selanjutnya diusulkan ke Kemenpan RB,” ujar Susanti.

Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel setidaknya sudah dua kali mengalami kekosong­an pelamar formasi dokter spesialis. Terkait hal ini, Su­santi menyebut pihaknya akan melakukan evaluasi pada tahun berikutnya.

“Melihat kondisi seperti ini, maka ke depan pemprov akan mengevaluasi dan mencari strategi lain untuk mendapatkan dokter spe­sialis dimaksud,” ujarnya.

Susanti juga menyebutkan, hingga pendaftaran ditutup Senin (26/7) lalu, jumlah pelamar seleksi CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di lingkungan Pemprov Babel mencapai 3.244 orang. Rinciannya, pelamar CPNS sebanyak 2.078 orang dan PPPK 1.166 orang.

Lima formasi kosong

Kekosongan pelamar formasi dokter spesialis dalam penerimaan CPNS 2021 juga dialami oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Hingga pendaftaran ditutup, sebanyak lima formasi dokter spesialis di lingku­ngan Pemkot Pangkalpinang tidak terisi pelamar. Kelima formasi tersebut adalah formasi dokter spesialis anestesi, penyakit dalam, telinga hidung dan tenggorokan (THT), urologi, serta penata anestesi.

“Padahal Pemkot Pangkalpinang sangat membutuhkan dokter spesialis ini. Untuk dokter spesialis memang susah, setiap tahun kita ajukan formasinya, tetapi setiap tahun juga selalu kosong tidak ada pendaftar, kalau ada satu dua dan tidak lulus,” kata Kepala Bidang Perencanaan, Pengadaan, Mutasi, dan Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Pangkalpinang, Fahrizal, Selasa (27/7). (riu)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved