Breaking News:

Bangka Pos Hari Ini

Petugas TRC Keterbatasan Stok Pakaian APD, Kewalahan Makamkan Jenazah Pasien Covid-19

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang Renal Winanta mengatakan, jumlah pemakaman jenazah pasien

Penulis: tidakada006 | Editor: Agus Nuryadhyn
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Tim reaksi cepat BPBD Kota Pangkalpinang saat mengangkat peti jenazah pasien Covid-19 di tempat pemakaman umum Air Pauh Perumnas Kace, Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka, Kamis (29/7/2021) petang. 

BANGKA POS.COM - Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang Renal Winanta mengatakan, jumlah pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Pangkalpinang meningkat dalam sepekan terakhir. Bahkan, dalam kurun waktu tiga hari terakhir, pihaknya telah memakamkan 20 jenazah.

“Minggu ini membeludak. Selasa dan Rabu ada tujuh jenazah serta Kamis ada enam jenazah yang masuk ke kita data­nya. Ini tidak menutup kemungkinan akan bertambah,” kata Renal kepada Bangka Pos, Kamis (29/7).

Dia menuturkan, tim reaksi cepat (TRC) mengaku kewalahan memakamkan jenazah pasien Covid-19 dalam minggu ini karena waktu pemakaman yang bersamaan. Dalam pelaksanaan di lapangan, tim mengalami kendala pada fasilitas yang belum memadai untuk mengakomodasi 30 personel petugas pemakaman.

“Kita terkendala dengan mobil ope­rasional yang hanya punya satu unit. Terkadang jenazah sudah menunggu. Padahal tiga tim kita yang berjumlah 30 orang semuanya siap,” ujar Renal.

Selain itu, lanjut dia, dengan meningkatnya angka kematian akibat Covid-19 di ibu kota Provinsi Bangka Belitung, petugas juga mengalami keterbatasan stok alat pelindung diri (APD) berupa baju hazmat.

Bahkan untuk efisiensi, petugas pemakaman menggunakan baju hazmat yang dapat digunakan beberapa kali pakai lataran ketersediaan APD sekali pakai menipis sejak seminggu terakhir.

“Sejak seminggu ini, petugas kita sudah dibekali dengan baju hazmat yang bisa dicuci untuk beberapa kali pakai guna penghematan. Biasanya kita pakai yang satu kali pakai,” kata Renal.

Kendati begitu, guna memastikan stok APD tercukupi, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang untuk penambahan stok baju hazmat, masker hingga hand sanitizer.

“Untuk personel, alhamdulillah cukup dan memiliki semangat kemanusiaan yang tinggi. Jam berapa pun ada pemakaman insyaallah mereka siap,” ujar mantan Lurah Semabung Baru tersebut.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Kamis (29/7), ada penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 151 orang. Kasus sembuh sebanyak 77 orang dan meninggal dunia sebanyak tujuh orang.

Dengan demikian, total kumulatif positif Covid-19 mencapai 8.505 kasus. Rinciannya 5.692 orang bergejala, 2.813 orang tanpa gejala, 7.236 orang sembuh, 1.141 orang menjalani perawatan dan 128 orang meninggal dunia. (mg1)

Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved