Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tiga Tahap Migrasi TV Analog di Babel Secara Per Kabupaten, Mulai Tanggal 31 Maret 2022

KPID Bangka Belitung, Dr M Adha Al Kodri mengatakan untuk di Bangka Beitung, jadwal migrasi TV analog ke digital dimulai tanggal 31 Maret 2022.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
Istimewa/M Adha
Sosiolog sekaligus Dosen Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Dr M Adha Al Kodri. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bangka Belitung, Dr M Adha Al Kodri mengatakan untuk di Bangka Beitung, jadwal migrasi TV analog ke digital dimulai tanggal 31 Maret 2022.

"Sesuai dengan peraturan menteri dan informatika Nomor 6 Tahun 2021, tentang penyelenggaraan penyiaran terdapat beberapa tahapan untuk kabupaten atau kota di Bangka Belitung," ujar Adha saat dikonfirmasi bangkapos.com, Jumat (30/7/2021).

Baca juga: Tahun Depan Penerima Vaksin Covid-19 Sinovac Dapat Suntikan Dosis Ketiga, Apakah Efektif?

Adapun tahapan pemulaian penghentian atau Analog Switch Off (ASO) per kabupatan kota di Bangka Belitung meliputi :

1. Pada tanggal 31 Maret 2022 untuk daftar wilayah layanan siaran dengan tahapan penghentian siaran TV analog untuk di kabupaten Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Kota Pangkalpinang.

2. Pada tanggal 17 Agustus 2022, untuk wilayah kabupaten Bangka dan Bangka Barat.

3. Paling lambat 2 November 2022, untuk wilayah kabupaten Belitung dan Belitung Timur.

"Ketika sudah dilakukan migrasi dari TV analog ke digital maka masyarakat akan mendapatkan siaran yang jernih dan berkualitas."

"Sama jernih ketika kita menggunakan antena parabola, ini menjadi keunggulan TV digital. Pasalnya, kalau TV analog biasanya kualitas kurang bagus dan sensitif pada suara. Bahkan siaran pun akan beragam daripada TV analog," jelasnya.

Baca juga: Begini Respon ICW yang Mau Dipolisikan Moeldoko Jika Tidak Minta Maaf

Adha mengingatkam agar masyarakat tak salah kaprah, pasalnya masyarakat masih tetap bisa menggunakan TV yang lama, tidak perlu membeli TV baru.

"Kita masih bisa menggubakan antena UHF cuma ada penambahan set top box, masyarakat harus membeli itu, nanti akan disambungkan ke TV.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved