Breaking News:

Berita Kriminalitas

Tim Gradak Polres Bangka Bekuk Penyuplai Sabu ke Penambang, Amankan 13 Paket Narkoba

Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka membekuk Ridwan alias Daun (37) warga Mantung Kecamatan Belinyu.

Penulis: deddy_marjaya | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Duan pengedar narkoba warga Belinyu yang dibekuk Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka, Rabu (28/07/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka membekuk Ridwan alias Daun (37) warga Mantung Kecamatan Belinyu.

Duan adalah pengedar narkoba jenis sabu yang biasa menyuplai para penambang pasir timah di Belinyu.

Dalam penggerebekan dikediaman Duan berhasil diamankan sebanyak 13 paket kecil berisi sabu dengan berat total 4,70 gram dan 2 unit handphone.

"Tersangka pengedar narkoba warga Mantung Kecamatan Belinyu kita bekuk pada Rabu malam kemaren ada 13 paket sabu siap edar yang kita amankan," kata Kasat Narkoba Polres Bangka Iptu Deni Wahyudi saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Jumat (30/07/2021).

Penangkapan terhadap pengedar narkoba tersbeut dari informasi peredaran narkoba di kalangan pekerja tambang di Kecamatan Belinyu.

Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka kemudian melakukan penyelidikan yang hasilnya mengarah kepada Ridwan alias Duan warga Mantung Kecamatan Belinyu.

Selanjutnya Tim Gradak Sat Narkoba Polres Bangka memastikan lebih dahulu Duan menguasai barang bukti narkoba ditangannya.

Rabu (28/7/2021) malam didapati informasi Duan menguasai narkoba jenis sabu siap jual kemudian langsung dilakukan penangkapan.

Duan yang sedang berada di rumah temannya langsung dibekuk. Diduga Duan sedang menunggu pembeli narkoba.

Disaksikan oleh Ketua RT setempat kemudian dilakukan penggeledahan terhadap Duan.

Dari penggeledahan tersebut didapati sebanyak 13 paket kecil sabu, 1 bal plastik kecil didalam dompet genggam dan 2 handphone sebagai barang bukti.

Selanjutnya tersangka bersama barang bukti dibawa ke Sat Narkoba Polres Bangkam Tersangka di duga melanggar Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 112 ayat  1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. 

"Masih kita lakukan pengembangan guna mengungkap jaringannya," kata Deni Wahyudi.

(Bangkapos.com/Deddy Marjaya)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved