Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Lama Tak Berkabar, Sepeda PGK Siap Meluncur di Pasaran Pertengahan Agustus 2021

Dikatakan Molen sapaan akrab Maulan, saat ini sepeda tersebut masih dalam proses produksi massal sebanyak 1.000 unit. 

Penulis: Magang1 | Editor: khamelia
(Bangkapos/Cepi Marlianto)
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil bersama Pemimpin Redaksi Bangkapos saat live streaming inTeam curhat bersama Bang Kapos di rumah dinas Walikota Pangkalpinang, Sabtu (31/7/2021) pagi. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Setelah sempat 'hilang' beberapa saat usai Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pangkalpinang ke 263 akhirnya sepeda lipat PGK (Pangkalpinang Gowes biKe) desain Wali Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung siap meluncur dipasaran pertengahan Agustus 2021 mendatang.

Pasalnya pembuatan sepeda dengan bentuk menyerupai huruf 'S' ini tak semudah yang dibayangkan. Apalagi setelah Politeknik Manufaktur (Polman) Negeri Bangka Belitung tak menyanggupi untuk produksi massal sepeda lipat ini.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat acara live streaming inTeam curhat bersama Bang Kapos yang dipandu Pemimpin Redaksi Bangkapos, Ibnu Taufik Juwariyanto, Sabtu (31/7/2021) pagi.

Dikatakan Molen sapaan akrab Maulan, saat ini sepeda tersebut masih dalam proses produksi massal sebanyak 1.000 unit. 

"Ternyata membuat sepeda ini bukan gampang, apalagi bentuknya huruf 'S' berliku-liku. Kita sempat menawarkan ke beberapa pihak, akhirnya kita ketemu teman di Jakarta yang punya perusahaan besar dan memang produknya juga sepeda," kata dia di rumah dinasnya.

Molen menyebut, dirinya ngotot untuk produksi massal sepeda lipat ini lantaran untuk memperkenalkan Kota Pangkalpinang ke kanca nasional bahkan internasional.

Bahkan dengan kelebihan sepeda yang didesain seperti huruf 'S', diklaim Molen hanya satu-satunya di Indonesia dan merupakan produk lokal yang wajib dibanggakan.

"Tidak ada se-Indonesia yang produk sepedanya berbentuk huruf S. Jadi, yang pakai sepeda ini wajib senyum," ungkap Molen sembari tertawa.

Harga yang dibanderol untuk satu unit sepeda lipat PGK berkisar Rp6 jutaan dan dapat dengan mudah dibeli di toko-toko sepeda yang ada di Pangkalpinang setelah resmi dipasarkan nantinya.

"Sepeda ini bisa dibeli secara online bahkan bisa kredit. Untuk sepeda seperti ini mita murah meriah saja, tidak usah mahal yang penting branding untuk Pangkalpinang," terang mantan Pj Bupati OKU Timur ini.

Selain itu bapak enam orang anak ini menegaskan, pembuatan massal sepeda lipat ini tak sedikitpun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pangkalpinang.

"Ini tidak pakai APBD tolong diingat. Kita murni pakai pihak ke tiga seperti pengusaha," tegas Molen. (Bangkapos/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved