Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Belum Diumumkan, Ini Bocoran Status Bangka Belitung Terkait Perpanjangan Penerapan PPKM Level 4

Dari penilaian Kementerian Kesehatan, semua kabupaten / kota di Provinsi Bangka Belitung mendapat asesmen penilaian di Level 4

Istimewa
LEVEL 4 - Penilaian Kementerian kesehatan terkait situasi Provinsi Bangka Belitung untuk penentuan pasca penerapan PPKM Level 4 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Hingga tengah malam jelang memasuki tanggal 2 Agustus sebagai hari terakhir pelaksanaan PPKM Level 4 di sejumlah tempat, Presiden Jokowi belum juga memberikan pengumuman terkait nasib PPKM Level 4 yang berlaku sejak 26 Juli lalu.

Publik dengan harap cemas menanti keputusan tersebut, termasuk masyarakat Bangka Belitung yang sebelumnya memperoleh kabar bahwa PPKM Level 4 akan diberlakukan di seluruh kabupaten / kota di provinsi penghasil timah ini.

Meski belum diumumkan, namun sejumlah pihak menduga bahwa kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 ini akan berlanjut, dan informasinya bakal diperpanjang sampai 9 Agustus mendatang, meski masih harus menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.

Analisa tentang kemungkinan berlanjutnya PPKM Level 4 yang kemungkinan akan diperpanjang dan diberlakukan di seluruh kabupaten / kota se-Babel ini diperoleh dari penilaian dari kementerian Kesehatan RI.

Penilaian Kemenkes tersebut berupa tabel yang memuat nama kabupaten / Kota berikut sembilan kolom yang berisi indikator penilaian dan kolom kesembilan adalah kesimpulan dari penilaian.

Dari potongan layar draft penilaian yang diperoleh Bangkapos.com penilaian tersebut terdiri dari:
1. Tingkat Kasus Konfirmasi
2. Tingkat Pasien Rawat di RS
3. Tingkat Kematian
4. Transisi Komunitas
5. Tingkat Testing
6. Tingkat Tracing
7. Tingkat Treatmen
8. Kapasitas Respon
9. Asesmen situasi

Dari tabel penilaian Kementerian Kesehatan yang diperoleh dari hasil tangkapan layar tersebut menyebutkan, semua kabupaten / kota di Provinsi Bangka Belitung, mulai dari Kota Pangkalpinang, Bangka, Bangka Selatan, Bangka Barat, Bangka Tengah, Belitung dan Belitung Timur mendapatkan asesmen situasi dengan Level 4. (Selengkapnya lihat data)

Saat Bangkapos.com mengkonfirmasi situasi ini ke Mikron Antariksa, selaku Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, pihaknya mengaku belum mendapat informasi dari pemerintah pusat.

“Sampai tengah mlam ini kita belum mendapat informasi resmi dari pusat. Kami dan teman-teman juga masih terus memantau perkembangan dari pusat,” kata Mikron.

Sebelumnya, Mikron mengatakan, hari ini Presiden Joko Widodo akan kembali mengumumkan perpanjangan atau tidak PPKM Level 3 dan 4 di sejumlah daerah termasuk di Bangka Belitung.

"Hari ini Presiden Jokowi akan menetapan kembali pelaksanaan PPKM. Termasuk daerah kita Bangka Belitung apakah akan berlanjut dan bertambah yang melakukan PPKM level 4," jelas Mikron kepada Bangkapos.com, Minggu (12/8/2021).

Perpanjangan PPKM Level 4, sebelumnya berlaku dari Senin (26/7/2021) lalu, hingga berakhir, Senin (2/8/2021) besok.

Aturan PPKM Level 4 merujuk pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berpedoman pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 25 Tahun 2021.

Pemberlakuan Pembatasan, mengatur soal Kegiatan Masyarakat Level 4 Corona Virus Disease 2019 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Di Bangka Belitung, terdapat tiga kabupaten masuk dalam PPKM Level 4, yakni Belitung, Belitung Timur, dan Bangka Barat.

Mikron, menjelaskan mereka telah melakukan evaluasi selama satu Minggu ini pelaksanan PPKM level 3 dan 4 di wilayah Bangka Belitung dan telah dilaporkan ke pemerintah pusat.

"Kita sudah melakukan evaluasi, sudah dilaporkan ke pemerintah pusat. Kemudian berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan sebanyak tujuh kabupaten/kota di Babel dari asesmen situs Covid-19 berada pada tingkat 4. Penentuan itu, dilihat dari banyak faktor, dari jumlah kasus, testing, tracing, treatment dan lainya," jelasnya.

Dia mengatakan, Pemprov Bangka Belitung, sedang menunggu kebijakan perpanjangan PPKM. Sembari mempersiapkan langkah-langkah selanjutnya, dilakukan Satgas Covid-19 apabila semua daerah ditetapkan pada PPKM Level 4.

"Karena setiap penetapan yang dikeluarkan Presiden RI, nanti ada aturan turunanya, aturan ketetapan dari Bangka Belitung, yang pasti apabila kita semua PPKM level 4 akan lebih ketat pembatasanya," katanya.

Mikron menambahkan, untuk penanganan kasus di tiga kabupaten, seperti Belitung, Belitung Timur dan Bangka Barat, hingga satu Minggu pelaksanaan PPKM level 4, menurutnya belum secara maksimal menekan kasus positif Covid-19.

"Kasusnya fluktuatif kadang naik dan turun, ini mungkin karena kita lebih banyak ke sosialisasi. Besok Senin, kita mulai lakukan evaluasi untuk melihat ke lapangan tempat yang sudah dilakukan sosialisasi dan diberikan stiker apakah patuh terhadap larangan yang kita sampaikan," jelasnya.

Dia mengatakan, selama satu Minggu pelaksaam PPKM dikuinya masih banyak masyarakat yang acuh terhadap larangan disampaikan pemerintah.

"Masyarakat seperti tak acuh atau cuek saja dengan larangan yang ada, padahal kita harus peduli dan bersama-sama mendukung pemerintah, agar kita segera lepas dari level PPKM ini, karena batasanya hanya satu Minggu, bila kita patuh maka kasus akan turun berdampak pula pada penurunan levelnya," katanya.

BOR Mencapai 80 Persen
Keterisian Bed Occupancy Rate (BOR) di Bangka Belitung, presentase tingkat penggunaan tempat tidur di rumah sakit mencapai 80 persen, hingga pukul 11.00 WIB tadi malam.

Mikron mengatakan, Kabupaten Bangka Selatan yang paling mengkhawatirkan dengan seluruh persedian kamar khusus Covid-19 sudah terisi penuh di rumah sakit umumnya.

"Bangka Selatan ini perlu dilakukan penambahan bed dan tempat karantina diklat untuk kembali diaktifkan. Selain itu upaya lain dengan mengkonversikan kamar rumah sakit, agar dapat menampung pasien Covid-19," ujar Mikron.

Dia mengatakan beberapa daerah lain selain Basel sudah melakukan konversi atau penambahan kamar untuk perawatan pasien Covid-19, seperti di Bangka Bangka Barat menambahkan 136 bed, Belitung 50 bed untuk melayani pasien Covid-19 yang datang ke rumah sakit.

"Pak gubernur juga meminta melakukan upaya lain, apabila memang terjadi lonjakan kasus dengan menjadikan rumah sakit umum daerah menamgani khusus untuk Covid-19. Nanti, ada beberapa rumah sakit akan jadikan khusus. Tetapi, belum ditentukan, kita melihat kondisi tetapi persiapan sudah dilaksanakan," terangnya.

Sebaran BOR di Babel
Kabupaten Bangka, total TT Covid tersedia 276, terpakai 231 dan BOR 84 persen.
Kabupaten Bangka Barat, tersedia 36, terpakai 28 dan BOR 78 persen
Kabupaten Bangka Tengah, tersedia 43, terpakai 33 dan BOR 77 persen.
Kabupaten Bangka Selatan, tersedia 23, terpakai 23 dan BOR 100 persen.
Kabupaten Belitung, tersedia 94, terpakai 76 dan BOR 81 persen.
Kabupaten Belitung Timur, tersedia 22, terpakai 12 dan BOR 55 persen.
Kota Pangkalpinang, tersedia 155, terpakai 115 dan BOR 74 persen.
Total untuk Provinsi Babel, tersedia 649, terpakai 518, dan BOR 80 Persen
Sumber: Satgas Covid-19 Babel. (riky pratama)  

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved