Breaking News:

Virus Corona

Pemerintah Intensifkan Pelacakan Covid-19 Secara Digital, Individu Download Aplikasi PeduliLindungi

Pemerintah dalam waktu dekat, akan mengintensifkan penggunaan sejumlah aplikasi pelacakan

Editor: Agus Nuryadhyn
Tangkap layar akun play.google.com
ilustrasi aplikasi pelindungdiri 

BANGKAPOS.COM - Pelacakan covid-19 akan segera diujicobakan, yang selama ini dilakukan secara manual. 

Sistem pelacakan akan diperbarui melalui aplikasi PeduliLindungi.

Selama ini dilakukan secara manual melalui Babinsa dan Babinkamtibmas.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Pemerintah dalam waktu dekat, akan mengintensifkan penggunaan sejumlah aplikasi pelacakan saat ini yang telah ada di Indonesia.

"Bahwa pelacakan menggunakan cara manual atau pelacakan melalui Babinsa dan Babinkamtibmas ada batasnya," ujarnya.

"Karena keduanya punya banyak tugas lain juga," kata Airlangga dilansir dari paparan pada Gerakan Aksi Bersama Serentak Tanggulangi Covid-19 yang ditayangkan YouTube Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Sabtu (31/7/2021).

"Pemerintah mendorong aplikasi yang namanya PeduliLindungi itu agar diintegrasikan dengan tadi yang disampaikan yakni NAR dan Silacak," lanjutnya.

NAR atau New All Record merupakan sistem big data yang dimiliki Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Sementara itu aplikasi Silacak merupakan aplikasi untuk mendeteksi kontak erat Covid-19.

Airlngga mengungkapkan, pelacakan secara digital ini sudah mulai diujicobakan.

Pada tahap pertama ini, penerapannya yakni pada individu yang akan masuk ke tempat ramai itu harus mendownload aplikasi PeduliLindungi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved