Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Ruang Isolasi Covid RSUD dan RSBT Penuh, dr Fauzan: Tolong Jaga Prokes, Nakes Sudah Kelelahan

Untuk sementara kata Fauzan, jika ada pasien dengan gejala sedang hingga berat butuh perawatan sambil menunggu kamar kosong ditampung sementara di IGD

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Tenda darurat dari BPBD di halaman gedung RSBT lama Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit di Kota Pangkalpinang semakin hari semakin terbatas.

Seperti halnya rumah sakit umum daerah (RSUD) Depati Hamzah saat ini sudah terisi penuh.

Demikian diungkapkan Direktur RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, dr Muhamad Fauzan, kata Fauzan hingga hari ini persentase keterisian tempat tidur di RSUD Depati Hamzah sudah 100 persen penuh.

Dengan ketersedian 42 tempat tidur yang merawat semua pasien covid-19 dengan gejala sedang hingga berat.

Baca juga: Presiden Jokowi: Bila Kasus Covid-19 Terkendali, Kegiatan Sejumlah Sektor Dibuka Bertahap

"Kita total ada 42 tempat tidur yang dari awalnya cuma 17 terus kita tambah karena pasien juga terus meningkat, tidak mungkin pasien yang sudah datang ke RSUD Depati Hamzah kami tolak jadi tetap kami terima dan kami rawat," kata Fauzan kepada Bangkapos.com, Minggu (1/8/2021).

Untuk sementara kata Fauzan, jika ada pasien dengan gejala sedang hingga berat butuh perawatan sambil menunggu kamar kosong ditampung sementara di IGD.

"Kami tetap tangani pasien di IGD sambil menunggu ruangan kosong, tapi memang ada IGD khusus yang kami siapkan yang sementara untuk menunggu ruang isolasinya ada yang kosong, dan IGD ini terpisah dengan non covid jadi tidak disamakaan," jelasnya.

Fauzan menyebut, untuk sementara ada tiga pasien yang di rawat di IGD covid-19 itu, dan pihak rumah sakit menyediakan 10 tempat tidur untuk siaga.

"Kami tidak akan menambah tenda darurat, karena kami sudah mengukur kekuatan tenaga kesehatan kita, kami sudah membatasi untuk mengantisipasi kelelahan perawat kami. Tapi kalau nanti misalnya memang terjadi ekskalasi peningkatan mau tidak mau kami juga harus menambah tenda darurat itu, untuk sekarang masih bisa teratasi," bebernya.

Dengan demikian Fauzan menghimbau, masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan sebab pandemi belum berakhir.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved