Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Sosok Panutan Itu Berpulang, Pastor FX Hendrawinata Meninggal pada Usia 72 Tahun

Pastor senior di Keuskupan Pangkalpinang ini meninggal dunia pada usia 72 tahun. Jenazahnya disemayamkan di Gereja Katedral Pangkalpinang.

Editor: khamelia
bangkapos.com/Ardhina Trisila Sakti
Peti jenazah Pastor Hendra dibawa para Imam Keuskupan Pangkalpinang 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Fransiskus Xaverius (FX) Hendrawinata, Pr atau akrab disapa Pastor Hendra, tutup usia di Rumah Sakit Kalbu Intan Medika, Pangkalpinang, Sabtu (31/7) pukul 01.09 WIB.

Pastor senior di Keuskupan Pangkalpinang ini meninggal dunia pada usia 72 tahun. Jenazahnya disemayamkan di Gereja Katedral Pangkalpinang.

Rencananya hari ini, Minggu (1/8) sekitar pukul 10.00 WIB, dilakukan Misa Requeim atau pelepasan jenazah. Setelah itu, jenazah Pastor Hendra akan dimakamkan di Pemakaman Katolik, Jalan Koba.

Baca juga: Dalam Sebulan, 336 Orang di Bangka Belitung Meninggal Dunia Karena Covid-19

Pastor Nugroho Krisusanto, Vikjend Keuskupan Pangkalpinang, mengatakan, kondisi kesehatan Pastor Hendra sudah menurun sejak Paskah 2021. Tekanan darah tak normal membuat Pastor Hendra sempat dibawa ke rumah sakit di Jakarta.

Romo Nugroho, sapaan akrab Pastor Nugroho Krisusanto, menyebutkan, beberapa waktu lalu, Pastor Hendra dirujuk kembali ke Rumah Sakit Kalbu Intan Medika untuk mendapatkan perawatan. Namun, Sabtu (31/7) pukul 01.09, Pastor Hendra mengembuskan napas terakhir.

"Saya kenal dia sejak Misdinar, Pastor yang sederhana ke mana‑mana naik Vespa walau ada fasilitas mobil. Orangnya disiplin, tepat waktu, selalu on time (tepat waktu),"kata Romo Nugroho kepada Bangka Pos, kemarin.

Sebagai Projo kedua di Keuskupan Pangkalpinang dan pernah menjabat Vikaris Jenderal (Vikjend) paling lama sejak 1993‑2015, Pastor Hendra dikenal sering mengunjungi umat Keuskupan Pangkalpinang dalam banyak momen seperti hari raya, ulang tahun, dan peristiwa dukacita.

Semasa hidupnya, Pastor Hendra juga turut berkontribusi terhadap lahirnya Radio Sonora dan Bangka Pos. Komisaris Tribun Network, Sentrijanto, mengisahkan peran Pastor Hendra dalam sejarah kelahiran Bangka Pos. Pastor Hendra mengusulkan agar PT Indopersda segera menerbitkan koran di Bangka.

"Ide itu disampaikan dan cocok karena Bangka kosong, enggak ada media di Bangka. Sampai Bangka Pos lahir, beliau men-support habis‑habisan," kata Sentrijanto.

Pemimpin Redaksi Bangka Pos, Ibnu Taufik Juwariyanto, turut merasa kehilangan atas kepergian Pastor Hendra.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved