Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Tak Ada Perayaan Meriah di HUT ke-167 Kota Koba, Bupati Bangka Tengah Fokuskan Penanganan Covid-19

Tepat hari ini 1 Agustus 2021 merupakan HUT ke-167 Kota Koba, Kabupaten Bangka Tengah. Momen ini menjadi saksi sejarah perkembangan Kota Koba

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Tepat hari ini 1 Agustus 2021 merupakan HUT ke-167 Kota Koba, Kabupaten Bangka Tengah.

Momen ini menjadi saksi sejarah perkembangan Kota Koba yang menjadi pusat di Kabupaten Bangka Tengah.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan, di tengah situasi pandemi saat ini pihaknya tak menggelar event besar pada momen perayaan HUT ke -167 Kota Koba, di mana pihaknya fokus penanganan dan pencegahan Covid-19.

"Alhamdulillah tepat satu Agustus ini kita merayakan HUT ke-167 Kota Koba, di mana tema kita memang saat ini tak lepas dari penangan covid-19. Tentunya situasi pandemi saat ini kita tidak merayakan event besar, tetapi Insyaallah besok melalui DPRD kita akan paripurna HUT Kota Koba ke-167, dan kemarin juga untuk anak-anak kita sudah selengarakan lomba bercerita tentang Kota Koba. Kita berharap dan berdoa ke depan pandemi segera," kata  Algafry Rahman kepada Bangkapos.com, Minggu (1/8/2021).

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman
Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Diakuinya, memasuki usia ke-167 ini berbagai fokus perhatian akan dikembangkan oleh pemerintah daerah, khususnya dalam menata pembangunan di Kota Koba.

"Fokus kita setelah penangan covid-19 ini, ingin ke depan Kota Koba memiliki miniatur dalam menata UMKM agar tertata rapi dan punya cental taman yang dikembangkan nantinya agar lebih indah dan baik. Selain itu kita juga ingin ada cental pasar nelayan yang berlokasi di Sinar laut yang kita coba kembangkan, saat ini kita nunggu Dana Insentif Daerah (DID) dan rencananya tahun ini akan kita buat," ungkap Algafry.

Menurutnya,  selain mendukung pembangunan di sektor UMKM, di momen HUT ini, pihaknya juga fokus mencari solusi pengelolahan tambang ilegal yang menjadi tantangan pemerintah daerah.

"Kita ingin penataan kawasan Koba ini ke depan lebih baik lagi, khususnya pengolahan tambang ilegal eks Kobatin di Merbuk, Pungguk, dan Kenari ini bisa segera di atasi dan ada ketetapan, karena ini menjadi persoalan dan tantangan yang segera akan benahi dan cari solusi bersama-sama," kata Algafry.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved