Breaking News:

Advertorial

BPJS Kesehatan Pangkalpinang Sosialisasikan Edabu KP Desa

BPJS Kesehatan Pangkalpinang melaksanakan kegiatan sosialisasi Edabu KP Desa

Editor: nurhayati
BPJS Kesehatan Pangkalpinang Sosialisasikan Edabu KP Desa
Ist (BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang)
BPJS Kesehatan cabang Pangkalpinang melaksanakan kegiatan sosialisasi Edabu KP Desa berupa tutorial penggunaan aplikasi Edabu untuk segmen KP Desa, Senin (26/07/2021).

BANGKAPOS.COM -- Dalam rangka perluasan kepesertaan jaminan kesehatan di Kabupaten Belitung Timur, BPJS Kesehatan Pangkalpinang melaksanakan kegiatan sosialisasi Edabu KP Desa berupa tutorial penggunaan aplikasi Edabu untuk segmen KP Desa dilaksanakan bersamaan dengan proses pendaftaran perangkat desa.

Kegiatan yang bertempat di ruang aula Satu Hati Bangun Negeri (SHBN) Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Belitung Timur (26/07/2021). 

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Belitung Timur Ida Lismawati menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan jaminan kesehatan kepada perangkat desa.

“Kami telah ditunjuk oleh bupati menjadi leading sector untuk proses pendaftaran perangkat desa dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) ini, kami berkomitmen akan menjalankan amanah tersebut sebaik-baiknya. Dan Alhamdulillah akhirnya proses pendaftaran perangkat desa ini dapat terlaksana saat ini dan mewujudkan cita-cita bersama pemerintah daerah dalam memberikan jaminan kesehatan kepada perangkat desa di Kabupaten Belitung Timur,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Penataan Kelembagaan Desa dan Administrasi Desa, Yusmawati juga menambahkan perangkat desa beserta keluarga telah dilindungi oleh Program JKN-KIS.

”Melalui Program JKN-KIS ini, kepala desa dan perangkat desa beserta anggota keluarga inti terdiri dari satu orang istri/suami yang sah dan tiga orang anak dapat dicover perlindungan kesehatannya dengan JKN-KIS dari BPJS Kesehatan,” ucapnya.

Ia pun menyampaikan kewajiban pemerintah daerah dalam mendaftarkan perangkat daerah tersebut dikukuhkan pula dalam Peraturan Bupati Belitung Timur Nomor 39 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan bagi Kepala Desa dan perangkat desa.

"Bahwa kepala desa dan perangkat desa beserta anggota keluarganya diwajibkan menjadi peserta jaminan kesehatan. Dengan demikian pemerintah daerah tidak hanya membiayai masyarakat/penduduk melalui segmen PBPU PD PEMDA dan PPU Penyelenggara Negara saja, namun juga sudah mencakup kepala desa dan perangkat desa. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung Timur sangat memperhatikan sekali kesejahteraan dan kebutuhan dasar masyarakat terutama perangkat desa khususnya terkait pelayanan kesehatan,” lanjutnya.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Belitung Timur Mardiana memberikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang hadir pada kegiatan sosialisasi dan proses pendaftaran tersebut.

”Kami menyambut baik upaya Pemerintah Kabupaten Belitung Timur untuk memberikan perlindungan jaminan kesehatan kepada seluruh penduduknya termasuk perangkat desa. Semoga tidak ada kendala dalam proses pendaftaran dan besar harapan kami seluruh perangkat desa se-Kabupaten Belitung Timur.” ungkapnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 39 operator/PIC desa dari 39 desa se-Kabupaten Belitung Timur dibagi menjadi 2 (dua) sesi dengan total perangkat desa beserta anggota keluarga yang diinput sebanyak 1.472 peserta.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved