Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Catat! Calon Penumpang di Bandara Depati Amir Pangkalpinang Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mewajibkan calon penumpang pesawat menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: El Tjandring
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Calon penumpang pesawat di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung saat melakukan pemeriksaan dokumen di pintu keberangkatan, Senin (2/8/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bandar Udara (Bandara) Depati Amir, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung mewajibkan calon penumpang pesawat menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Ketentuan tersebut berlaku sejak 1 Agustus 2021 kemarin.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor 847 tahun 2021 tentang Digitalisasi Dokumen Kesehatan Bagi Pengguna Transportasi Udara yang Terintegrasi Dengan Aplikasi PeduliLindungi.

Demikian yang diungkapkan Executive General Manager (EGM) Bandara Depati Amir Pangkalpinang Muhammad Syahril kepada harian ini.

"Pemeriksaan dokumen kesehatan untuk syarat penerbangan nanti akan dimasukkan ke dalam suatu aplikasi yakni PeduliLindungi," kata dia, Senin (2/8/2021).

Syahril menjelaskan, aplikasi PeduliLindungi nantinya akan berfungsi sebagai Terminal Access Control, Check-in Counter Access Control, dan Health Validation Process Control di seluruh Bandara Angkasa Pura II.

Di dalam aplikasi ini semua dokumen akan terkoneksi seperti vaksinasi, RT-PCR, Antigen dan pengisian e-HAC.

Apliaksi dengan ukuran 13 MB ini akan menjadi aplikasi yang penting dimiliki untuk calon penumpang pesawat di tengah kondisi pandemi.

Oleh sebab itu yang menggunakan aplikasi ini calon penumpang pesawat dapat mempermudah proses keberangkatan, meminimalkan kontak fisik, dan tidak perlu membawa dokumen kertas hasil tes Covid-19 atau kartu vaksinasi.

"Ini akan berlaku seterusnya bagi calon penumpang yang menggunakan jasa transportasi udara. Kalau kertas bisa robek, ini juga untuk mempermudah digitalisasi dan mengurangi antrean di bandara," terang Syahril.

Aplikasi ini ada di Google play store. Penggunaannya juga gampang, penumpang hanya tinggal melakukan scan barcode di fasilitas yang telah disiapkan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved