Breaking News:

Masjid Agung Kubah Berlapiskan Timah Ingin Dihadirkan Molen di Pusat Kota

Nama masjid agung kubah berlapiskan timah beberapa hari terakhir berseliweran dibeberapa media sosial hingga bebebrapa media elektronik

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Nama masjid agung kubah berlapiskan timah beberapa hari terakhir berseliweran dibeberapa media sosial hingga bebebrapa media elektronik Bangka Belitung.

Masjid yang digadang-gadangkan akan selesai bulan Oktober 2023 sebelum masa jabatan Wali Kota Pangkalpinang itu akan menjadi ciri khas Bangka Belitung bukan lagi Pangkalpinang.

Tak tanggung-tanggung pembangunan masjid diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp50 miliar.

Kendati demikian Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) pada acara InTime dengan Bangka Pos bersama Pemimpin Redaksi Bangka Pos Ibnu Taufik Juwariyanto, Sabtu (31/7) pagi, mengaku tetap yakin dan siap membangun masjid itu meski ditengah keterbatasan anggaran saat pandemi covid-19.

Molen yakin betul masjid itu akan selesai jika ada peran serta masyarakat Kota Pangkalpinang melalui swadaya masyarakat.

Bahkan Molen menerima tatantang bersedia menggerakan masyarakat Kota Pangkalpinang untuk bersama-sama menyumbangkan pembangunan masjid tersebut.

"Bismillah kalau untuk masjid saya yakin, nanti akan jadi suatu kebanggan untuk kita, siapa yang nyumbang keren, yang ga nyumbang ga keren. Bahkan beberapa perusahan sudah mulai menawarkan diri ingin ikut serta menyumbangkan," kata Molen dalam live bersama Bangka Pos, Sabtu (31/7/2021) pagi itu.

Orang nomor satu di Kota Pangkalpinang itu mengibaratkan kalau satu orang menyumbangkan Rp200 ribu dengan jumlah penduduk di Kota Pangkalpinang 217 ribu orang sudah terkumpul untuk pembangunan.

"Rp100 ribu saja sudah cukup, jadi lah. Kita hanya butuh Rp50 miliar untuk pembangunan, nanti kita akan buka open donasi dan akan kita buatkan yayasan yang menampung uang-uang itu kalau sudah terkumpul dihibahkan ke Pemkot, kenapa tidak mungkin" tuturnya.

"Mohon doanya semua, kalau didoakan masyarakat saya yakin akan segera terealisasi masjid ini," lanjutnya.

Menurutnya, membangun yang skala prioritas pasti akan bisa dilakukan dengan keterbatasan anggaran saat ini, sebab tidak hanya mengandalkan APBD pemkot Pangkalpinang saja, tapi ada swadaya masyarakat, dan bantuan CSR dari beberapa perusahaan nantinya.

"Saya yakin untuk masjid itu pasti bisa tidak ada yang tidak bisa, aturannya boleh kok kita tidak melanggar. Bahkan bocorannya non islam sudah mau membantu kita," tururnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved