Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

RSUD Sejiran Setason Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19, Instalasi Darurat Tunggu Alat Pendukung

Kapasitas tempat tidur yang dimiliki RSUD Sejiran Setason mengalami penambahan, dengan 50 tempat tidur

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Putra Kusuma. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kapasitas tempat tidur yang dimiliki RSUD Sejiran Setason mengalami penambahan, dengan 50 tempat tidur yang akan difokuskan untuk penanganan pandemi Covid-19 khususnya di Kabupaten Bangka Barat.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, Putra Kusuma terkait pelayanan terhadap pasien Covid-19.

"Untuk hari ini kapasitas untuk RSUD Sejiran Setason ada 27 yang terisi 23 yang empat kosong. Cuman besok dari RSUD Sejiran Setason, sudah kita upgrade akan ada 50 tempat tidur," jelas Putra Kusuma, Senin (02/08/2021).

Lebih lanjut hal ini dilakukan juga guna mengimbangi instalasi darurat yang berada, di Gedung Diklat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat belum dapat dipergunakan.

"Jadi kalau untuk instalasi masih menunggu logistik dipenuhi, seperti oksigen lalu kasur. Kalau kasur kita pakai yang lama, tapi ada juga ditambahkan yang baru,"  kata Putra.

Tak hanya terkait alat pendukung, untuk para tenaga kesehatan yang akan mengisi instalasi darurat juga saat ini masih terus diupayakan untuk segera terisi.

"Untuk tenaga arahan dari Bupati, rekrutmen 30 orang yang baru. Saya juga belum dapat konfirmasi, sudah terpenuhi atau belum. Nantinya, mereka akan fokus untuk menangani pasien Covid-19," tuturnya.

Sementara itu untuk menekan kasus Covid-19, Putra Kusuma berharap peran serta masyarakat dalam mendukung upaya yang dilakukan Pemerintah dalam memutuskan rantai penyebaran Covid-19.

"Yang sekarang dibutuhkan adalah kepatuhan dari masyarakat, lalu tidak ada yang menolak untuk di tracing dan di swab. Kita harus memenuhi indikator PPKM level 4 di kapasitas respon, testing minimal kita 305 orang lalu 15 orang di tracking," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved