Breaking News:

Berita Bangka Tengah

79 Siswa Santri dan Santriwati Positif Covid-19, Pembelajaran di Man IC Dilakukan Fleksibel

ebanyak 79 santri/santriwati Man Insan Cendekia (Man IC) Bangka Tengah terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan tracking oleh tim gugus tugas.

Penulis: Sela Agustika | Editor: El Tjandring
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
ilustrasi Covid-19 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Sebanyak 79 santri/santriwati Man Insan Cendekia (Man IC) Bangka Tengah terkonfirmasi positif Covid-19 setelah dilakukan tracking oleh tim gugus tugas Kabupaten Bangka Tengah bersama tim gugus tugas Kecamatan.

Kepala sekolah Man IC, Musran mengatakan saat ini santri/santriwati yang dinyatakan positif telah melakukan karantina dan pihaknya juga telah melakukan tacking kepada seluruh santri/santriwati dan tenaga pengajar.

Bahkan ia menyebut, santri/santriwati yang dinyatakan negatif pada tes rapid antigen juga dilakukan tes PCR guna memastikan kondisi anak-anak.

"Pada minggu lalu ada beberapa anak mengeluh sakit dan dilakukan tes PCR  pada Senin kemarin, diketahui hasil beberapa anak ini positif, jadi dari satgas Kabupaten Bangka Tengah bersama tim gugus tugas Kecamatan melakukan tracking dan hari ini dinyatakan 79 santri/wati ini positif, namun untuk seluruh guru setelah dilakukan tes semuanya negatif," kata Musran kepada Bangkapos.com, Selasa (3/7/2021).

Ia menuturkan saat ini pihaknya juga masih belum mengetahui penyebab kasus Covid-19 yang terjadi di sekolahnya. Sedangkan pihaknya telah menerapkan protokol yang ketat selama anak-anak di asrama.

"Kita tidak tahu kasus ini awalnya dari mana, sementara seluruh guru ini dinyatakan negatif, dam untuk anak-anak ini juga pengawasan secara ketat, mereka tidak ada yang boleh keluar ataupun orangtua yang menjenguk, jika pun mereka keluar mereka harus rapid terlebih dahulu," ungkap Musran.

Kata Musran, saat ini seluruh santri/santriwati, baik yang dinyatakan positif ataupun negatif ini telah dilakukan karantina di lingkungan sekolah, namun ada 10 orang yang membutuhkan penangan lebih lanjut untuk melakukan karantina di kabupaten.

"Untuk seluruh siswa ini kita telah berkoordinasi dengan tim gugus tugas Kabupaten Bangka Tengah bersama tim gugus tugas Kecamatan dan pihak puskesmas agar anak-anak ini dilakukan karantina di sekolah.”

“Kami pisahkan antara anak yang terpapar positif yang bergejala atau yang tidak dengan anak-anak yang negatif dan satgas pun menyetujui dengan pemantauan dari tim kesehatan yang kita punya stay selama 24 jam dan juga dibantu pihak Puskesmas Simpang Katis," ujar Musran.

Mengingat kondisi penyebaran Covid-19 di sekolahnya, ia menuturkan saat ini pihaknya pun fokus untuk melakukan penanganan terhadap santri/wati. Sementara untuk kegiatan belajar mengajar saat ini dilakukan secara fleksibel, di mana siswa ini bisa mengerjakan tugas-tugas sebelumnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved