Breaking News:

Berita Sungailiat

Gebyar HUT Kemerdekaan RI, Parai Diskon Kamar dan Makanan

Dalam rangka menyambut Gebyar HUT ke-76 Kemerdekaan RI, Hotel Parai Beach Resort & Spa Sungailiat Kabupaten Bangka melakukan promo diskon pesanan kama

Penulis: edwardi | Editor: Fery Laskari
istimewa
Hotel Parai Beach Resort & Spa. (Ist) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Dalam rangka menyambut Gebyar HUT ke-76 Kemerdekaan RI, Hotel Parai Beach Resort & Spa Sungailiat Kabupaten Bangka melakukan promo diskon pesanan kamar dan makanan kepada para tamu dan wisatawan yang akan berlibur dan berwisata di Hotel Parai selama bulan Agustus 2021.

Manager Hotel Parai , Rina mengatakan selama bulan Agustus ini melakukan promo diskon khusus untuk harga kamar dan makanan.

"Untuk kamar Deluxe Room pada week day di hari biasa kita jual Rp 600.000 per malam didiskon menjadi Rp 400.000 per malam, kalau untuk week end masih harga normal," kata Rina, Selasa (03/08/2021).

Dilanjutkannya untuk promo makanan ada beberapa jenis makanan, seperti SOP Buntut Spesial daging sapi lokal biasa dijual Rp95.000 per porsi saat ini didiskon hanya Rp50.000 per porsi.

"Ada juga pisang goreng keju, singkong goreng keju  biasanya dijual Rp30.000 per porsi didiskon  jadi Rp20.000 per porsi, ada juga lontong sayur biasanya hanya ada saat buffe breakfast tertentu tapi saat ini sudah tersedia kapan saja tamu mau memakannya dengan harga murah hanya Rp20.000 per porsi," ujar Rina.

Rina berharap dengan adanya promo diskon kamar dan makanan ini masyarakat khususnya para wisatawan lokal bisa berkunjung dan menikmati makanan spesial yang disiapkan Hotel Parai dengan harga yang terjangkau.

"Masyarakat jangan merasa takut dan terkesan kalau harga kamar dan makanan di Hotel Parai ini mahal, padahal tidaklah demikianlah kita berikan harga promo spesial, kalau nanti minat masyarakat meningkat promo harga ini akan tetap kita teruskan di bulan berikutnya," tukas Rina.

Diakuinya di masa pandemi Covid-19 saat ini, apalagi saat ada PPKM dimana wisatawan dari Jakarta, Palembang  dan lainnya tidak bisa datang kesini, sehingga usaha pariwisata kehilangan banyak tamu dan wisatawan untuk berkunjung.

"Saat ini kita berharap dari tamu dan wisatawan.lokal saja, daerah kita masih tertolong dengan kondisi harga timah, lada, karet, sawit bagus sehingga ekonomi masyarakat lokal masih tetap stabil dan berjalan lancar," kata Rina. (Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved