Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Tempat Tidur Pasien Covid di Babel Menipis, Bambang Patijaya Ajak Bupati Wali Kota Bersinergi

Kami minta pihak Pemda segera melengkapi perlengkapan penanganan Covid-19, baik itu dari aspek fisik maupun Sumber Daya Manusia (SDM).

Penulis: Riki Pratama | Editor: khamelia
IST/Golkar Babel.
Anggota DPR RI Bambang Patijaya bersama anggota DPD RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ustad Zuhri M. Syazali, Senin siang (2/8/2021) mengadakan pertemuan khusus di Tins Galery, Kota Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Anggota DPR RI Bambang Patijaya bersama anggota DPD RI Perwakilan Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ustad Zuhri M. Syazali, Senin siang (2/8/2021) mengadakan pertemuan khusus di Tins Galery, Kota Pangkalpinang. 

Pertemuan kedua tokoh daerah ini menyikapi kondisi terkini Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di tengah pandemi Covid-19, ditambah lagi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level IV di Babel oleh pemerintah pusat akibat tingginya angka penularan Covid-19.

Bambang Patijaya menegaskan, dalam pertemuan bersama Ustad Zuhri disepakati bahwa mereka meminta pihak pemerintah daerah baik itu bupati maupun walikota di Babel untuk bersinergi menanggulangi Covid-19.

"Kami minta pihak Pemda segera melengkapi perlengkapan penanganan Covid-19, baik itu dari aspek fisik maupun Sumber Daya Manusia (SDM). Sebab saya pikir jika kita tidak lakukan hal itu segera maka kita akan selamanya terjebak pada PPKM Level IV di Babel ini," kata Bambang dalam rilis yang diterima Bangkapos.com, Selasa (3/8/2021).

Selain itu, yang paling disoroti politisi Partai Golkar ini adalah perlengkapan aspek fisik seperti ruang isolasi atau tempat tidur pasien Covid-19. Sebab, berdasarkan edaran yang disampaikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, saat ini Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur yang ada di Kepulauan Bangka Belitung telah mencapai lebih dari 80 persen.

"Maka kita minta pihak Pemda di Bangka Belitung untuk merespon cepat hal ini, terutama di Kota Pangkalpinang, berdasarkan data yang saya dapat ada 23 ruang isolasi pasien Covid-19 semuanya sudah terisi. Begitu pula dengan Pemkab lainnya jumlah pasien Covid-19 meningkatkan tetapi fasilitas pendukung ruang isolasi terbatas," sesalnya.

"Kita mengusulkan para bupati dan wali kota untuk membuat tempat karantina terpadu agar bisa memantau perkembangan pasien Covid-19, sehingga mencegah penularan lebih lanjut ketika mereka diisolasi secara terpadu," tambah Bambang.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Babel ini pernah menyampaikan bahwa dalam penerapan PPKM Level III maupun IV, ekonomi Babel jangan sampai dimatikan. Sebab, ekonomi Babel saat ini sedang beranjak pulih sebagaimana bocoran dari Bank Indonesia yang menyatakan pertumbuhan ekonomi Babel mengalami kenaikan.

"Sudah saya sampaikan pada pertemuan di Mapolda Babel beberapa waktu lalu, meski kita menerapkan PPKM level IV tapi ekonomi jangan kita matikan. Ini dalam keadaan mustahil di daerah lain ekonomi mereka selalu mengalami penurunan di masa pandemi namun berbeda dengan Babel pertumbuhan ekonominya naik," paparnya.

Menurut dia dalam masa PPKM ini ada tiga hal yang menjadi tantangan kita bersama yaitu persoalan kesehatan, ekonomi, dan sosial.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved