Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dandrem Dukung Operasi Penertiban Teluk Kelabat,Kapolda Bangka Belitung Ingin Konflik Segera Selesai

Danrem 045/Gaya,Brigjen TNI M Jangkung, mendukung kegiatan operasi gabungan penertiban tambang ilegal di perairan Teluk Kelabat.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: nurhayati
Ist/Korem 045 Gaya
Rakor rencana operasi penertiban tambang timah ilegal di perairan Teluk Kelabat sebagai tindak lanjut penyelesaian konflik tambang di antara penambang dengan masyarakat nelayan, di Gedung Tribrata Polda Babel, Rabu (4/8/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Danrem 045/Gaya,Brigjen TNI M Jangkung, mendukung kegiatan operasi gabungan penertiban tambang ilegal di perairan Teluk Kelabat.

Dukungan tersebut disampaikan Dandrem di sela menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) rencana operasi penertiban tambang timah ilegal di perairan Teluk Kelabat sebagai tindak lanjut penyelesaian konflik tambang di antara penambang dengan masyarakat nelayan, di Gedung Tribrata Polda Babel, Rabu (4/8/2021)

Jendral bintang satu itu menyarankan, agar sebelum pelaksanaan operasi perlu adanya strategi supaya lebih efektif.

"Sementara terhadap IUP yang beroperasi perlu dibuat tanda yang jelas sehingga mempermudah pelaksanaan operasi," kata M Jangkung, Rabu (4/8/2021) malam.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, menyebut minggu lalu, Forkopimda Bangka Barat, sudah menggelar rapat di Desa Bakit, membahas polemik aktivitas penambangan ilegal di perairan Teluk Kelabat.

"Dalam rapat tersebut ada beberapa aspirasi nelayan yaitu para nelayan merasa terganggu oleh penambangan ilegal di wilayah Teluk Kelabat," kata Anang.

Menurutnya, Teluk Kelabat bukan zona tambang, melainkan masuk zona pariwisata.

Namun jika pada praktiknya  sudah ada penertiban IUP maka tidak dapat di hapus dan pemilik IUP masih diperbolehkan melakukan penambangan di lokasi tersebut.

"PT  Timah mengakui memiliki IUP di wilayah Teluk Kelabat namun belum dikelola oleh mereka, selain PT Timah terdapat juga PT IUP PT LSM," beber Anang.

Dari rakor ini, Anang berharap semua stakeholder sepakat menindak tambang-tambang ilegal yang tidak memiliki izin di wilayah Teluk Kelabat.

"Diharapkan seluruh jajaran aparat keamanan baik dari TNI- Polri agar bekerjasama dan kompak dalam melaksanakan operasi yang akan dilakukan di Teluk Kelabat sehingga masalah konflik cepat terselesaikan," harap Anang.

(Bangkapos.com/Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved