Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Danrem 045/Gaya Tekankan Pesan Presiden Saat Jadi Pemateri Sespimti Polri Dikreg ke-30

Adapun materi yang disampaikan Danrem yakni keterlibatan Korem 045/Garuda Jaya dalam penanganan Covid-19 guna pemulihan perekonomian nasional.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: El Tjandring
Ist/Korem
Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI M Jangkung Widyanto,  memberikan materi kepada peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-30 tahun 2021. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI M Jangkung Widyanto, memberikan materi kepada peserta didik Sespimti Polri Dikreg ke-30 tahun 2021 pada pelaksanaan KKDN Pokjar 12 Polda Bangka Belitung, secara Virtual dari Makorem, Rabu (4/8/2021).

Adapun materi yang disampaikan Danrem yakni keterlibatan Korem 045/Garuda Jaya dalam penanganan Covid-19 guna pemulihan perekonomian nasional.

Danrem mengawali pemberian materi dengan penyampaian pesan moral Presiden RI Ir Joko Widodo yakni "Dalam situasi seperti ini, ketangguhan kita sebagai sebuah bangsa yang benar-benar menghadapi ujian, kita harus satu barisan, satu frekuensi, satu semangat, karena kita perlu kerja keras dan berikhtiar dengan sungguh-sungguh baik ikhtiar lahir maupun batin".

Baca juga: Pasien Isoman Membludak, Tenaga Kesehatan Ini Rela Tak Libur Hingga Pernah Ditelepon Dini Hari

Baca juga: Virus Corona Bikin Rekor Lagi di Bangka Belitung, Besok Isolasi Terpadu Mulai Berjalan

"Pesan moral ini menurut Danrem sesuai dengan kondisi lapangan saat ini dalam situasi Covid-19 yang mengajarkan tidak satu institusi yang bisa menangani Pandemi ini, perlu melibatkan seluruh komponen bangsa," kata M Jangkung, Rabu (4/8/2021).

Menurut M Jangkung, kasus terpapar Covid-19 di wilayah Babel, cukup terkontrol mengingat belum ada transmisi lokal kendati saat ini terjadi lonjakan kasus mengalami peningkatan.

"Guna mengatasi peningkatan itu ada beberapa strategi yang di lakukan Korem 045/Gaya, yaitu melalui pencegahan, penanganan, penindakan, pengawasan dan pengendalian serta serbuan vaksinasi," bebernya.

Adapun kendala yang dihadapi  yaitu masih ada kelompok masyarakat tidak percaya Covid-19, masyarakat masih abai dengan Prokes, dukungan vaksinasi terbatas dan keraguan Apdes dalam penggunaan anggaran untuk menangani Covid-19.

"Untuk mengatasinya Korem 045/Gaya selalu melaksanakan koordinasi dan berkolaborasi dengan unsur terkait diwilayah dan seluruh elemen masyarakat," pungkasnya.

(Bangkapos.com /Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved