Breaking News:

Virus Corona

Media Asing Ungkap Kondisi Sebenarnya Indonesia Saat PPKM Darurat Level 4 dan 3 Diperpanjang

Media asing mengungkap kondisi Indonesia setelah diberlakukannya PPKM Darurat. Warga Indonesia tak sanggup dan meminta PPKM dihentikan.

Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
YouTube Sekretariat Presiden RI
Jokowi umumkan PPKM level 4 diperpnajang hingga 9 agustus 2021. 

BANGKAPOS.COM - Media asing mengungkap kondisi Indonesia setelah diberlakukannya PPKM Darurat. Warga Indonesia tak sanggup dan meminta PPKM dihentikan.

The Straits Times, menerbitkan artikel berjudul "Joko Widodo mengatakan orang Indonesia 'berteriak' agar pembatasan Covid-19 ditiadakan".

Media Singapura itu mengungkapkan kondisi yang terjadi di Indonesia.

Pada berita itu, Presiden Indonesia Joko Widodo mengatakan negara itu masih tidak dapat melakukan penguncian penuh bahkan ketika jumlah kematian harian virus corona di dunia berada di puncak.

"Ketika saya mengunjungi desa-desa dan kota-kota, begitu banyak orang berteriak untuk pembukaan kembali - ini hanya semi-lockdown, bukan lockdown penuh," katanya dalam pidatonya kepada pengusaha kecil, Jumat (30 Juli).

"Saya juga menekankan, lockdown tidak serta merta mengakhiri masalah."

Jokowi, panggilan akrab presiden, telah menolak seruan untuk pembatasan yang lebih ketat.

Baca juga: Ayu Ting Ting Disebut Netter Artis Tak Punya Attitude, Hotman Paris Wanti-wanti Rojak dan Umi Kalsum

Baca juga: Warga Sungailiat Takut Makan Beras Bansos dari Bulog, Kenyal, Aromanya Tidak Seperti Nasi Biasanya

Baca juga: Tertangkap Simpan Dua Paket Sabu, Perempuan Ini Mengaku Dapat di Jembatan 12 Pangkalpinang

Negara ini adalah rumah bagi lebih dari 70 juta pekerja informal, yang paling rentan terhadap batasan pergerakan apa pun.

Pandemi telah menyeret hampir tiga juta orang Indonesia ke bawah garis kemiskinan.

Sebaliknya, pemerintah mengandalkan kampanye vaksinasi massal, dengan target menginokulasi 70 persen populasi pada akhir tahun dalam upaya untuk mencapai kekebalan kelompok.

Sekitar 7 persen orang telah divaksinasi sepenuhnya sejauh ini, menurut pelacak vaksin Bloomberg.

Indonesia telah mulai melonggarkan pembatasan virus di beberapa bagian pulau Jawa dan Bali karena jumlah kasus dan kematian berkurang di daerah tersebut.

Baca juga: Bandar Narkoba Ditangkap, Ribuan Butir Ekstasi Disita, Barang Bukti Bernilai Fantastis  

Baca juga: Kapan Tes SKD CPNS 2021, BKN Umumkan Jadwal Terbarunya yakni 25 Agustus-4 Oktober 2021

Jumlah kasus aktif di ibu kota Jakarta telah turun menjadi yang paling sedikit sejak pertengahan Juni.

Di seluruh negeri, varian Delta yang sangat mudah menular menyebar dengan cepat, dengan provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur menanggung beban kematian paling besar.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved