Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Selama PPKM Level 3 Diberlakukan, 11 Warga Bangka Selatan Meninggal Dunia Akibat Covid-19  

Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 diterapkan, 11 Warga Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dinyatakan meninggal dunia dal

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: Fery Laskari
Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi pasien covid 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 diterapkan, 11 Warga Kabupaten Bangka Selatan (Basel) dinyatakan meninggal dunia dalam status terpapar Virus Corona.

Sebelumnya PPKM Level 3 di Kabupaten Bangka Selatan mulai diterapkan pada Senin (26/7/2021) dan berakhir pada Senin (2/8/2021), namun kembali diperpanjang hingga Senin (9/8/2021) mendatang.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Selatan, Supriyadi menyatakan terhitung sejak Senin (26/7/2021) warga yang tercatat meninggal dunia usai terpapar Covid-19 sebanyak 11 orang.

Ia menambahkan, warga yang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 ini terjadi hampir setiap harinya selama PPKM Level 3 diberlakukan di Kabupaten Bangka Selatan.

"11 warga kita tercatat meninggal dunia hingga kemarin pada Selasa (3/8/2021), warga yang meninggal ini rata-rata memiliki komorbid sebagai penyerta selain dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19," ujar Supriyadi, Rabu (4/8/2021).

Secara rinci Supriyadi menyebutkan penyakit penyerta yang terjadi pada warga yang meninggal dunia akibat Covid-19 yaitu gangguan pernafasan akut, penyumbatan pembuluh darah, diabetes melitus, hipertensi, gagal ginjal kronis, gagal hati, demam, flu dan sesak nafas.

Supriyadi menambahkan proses pemakaman terhadap warga yang meninggal dunia akibat Covid-19 ini telah dilangsungkan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Secara keseluruhan, Supriyadi menyatakan hingga Selasa (3/8/2021) sebaran angka kematian Covid-19 tercatat sebanyak 57 kasus.

"Kalau dari awal kasus Pandemi Covid-19, kasus kematian di Kabupaten Bangka Selatan sebanyak 57 kasus, dan proses pemakamannya kita lakukan dengan protokol kesehatan yang dilengkapi dengan APD," katanya. (Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved