Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Tempat Tongkrongan di Koba Dilakukan Pemeriksaan Rapid Antigen Massal, Pengunjung Kabur

Sejumlah tempat tongkrongan di Koba, Bangka Tengah dilakukan pemeriksaan rapid antigen

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Tim Gabungan saat melakukan pemeriksaan rapid antigen ke pengunjung di  caffe Homepage, Rabu (4/8/2021) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Sejumlah tempat tongkrongan di Koba, Bangka Tengah dilakukan pemeriksaan rapid antigent oleh tim gabungan Covid-19 Bangka Tengah, Rabu, (4/8/2021) malam.

Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman dan Kapolres AKBP Slamet Ady Purnomo beserta jajaran juga turut ikut serta dalam razia tim gabungan tersebut.

Sejumlah tempat tongkrongan ini langsung dikunjungi tim TNI Polri dan Tim dari Dinas Kesehatan yang mengenakan seragam medis berwarna hijau untuk dilakukan pemeriksaan rapid antigen kepada pengunjung.

Pantauan Bangkapos.com, beberapa dari pengunjung kafe ada yang melarikan diri, diduga karena tidak menggunakan masker.

Adi (22) satu diantara pengunjung Kafe Homepage mengaku terkejut dan khawatir saat tim TNI Polri beserta rombongan datang langsung.

Ia merasa takut karena belum pernah sama sekali dilakukan pemeriksaan rapid antigen.

"Takut, sebelumnya gak pernah diperiksa atau tes rapid ini dan sedikit khawatir, tetapi Alhamdulillah hasilnya negatif," ucap Adi.

Diketahui pelaksanaan rapid antigen masal yang dilakukan tim gabungan di tempat umum, khususnya tongkrongan ingin melakukan pemeriksaan dan memutus angka penyebaran covid-19.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman mengatakan Pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) di beberapa tempat umum, di wilayah Koba, Bangka Tengah guna menindaklanjuti perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga di wilayahnya, khususnya menyasar tempat tongkrongan dan tempat umum lainnya.

"Kita ketahui kondisi Covid-19 saat ini setiap harinya hampir di angka rata-rata 50 orang yang terpapar, sehingga perlu melakukan kembali penanganan, baik itu melakukan sosialisasi serta mengimbau kepada masyarakat, bahwa penyebaran covid-19 ini luar biasa dan ini ada," jelas Algafry.

Dia berharap melalui sidak yang dilakukan ini bisa menyadarkan dan mengajak masyarakat agar sama-sama menekan angka kasus covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved