Breaking News:

Olimpiade Tokyo 2020

China Pimpin Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Intip Bonus Peraih Medali di Beberapa Negara

China Pimpin Perolehan Medali Olimpade Tokyo 2020, Intip Bonus Peraih Medali di Beberapa Negara

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
Pedro PARDO / AFP
Greysia Polii dari Indonesia merayakan kemenangan dengan Apriyani Rahayu dari Indonesia dalam pertandingan semifinal bulu tangkis ganda putri melawan Shin Seung-chan dari Korea Selatan dan Lee So-hee dari Korea Selatan selama Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sports Plaza di Tokyo pada 31 Juli, 2021. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sejarah! Greysia Polii/Apriyani Rahayu Rebut Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020, https://www.tribunnews.com/sport/2021/08/02/sejarah-greysia-poliiapriyani-rahayu-rebut-medali-emas-olimpiade-tokyo-2020?page=all. Penulis: Hasiolan Eko P Gultom 

BANGKAPOS.COM -- China berada di posisi puncak perolehan medali Olimpade Tokyo 2020. Tiongkok meraih 33 emas, 24 perak dan 16 perunggu.

Pesaing terdekat adalah, Amerika Serikat, yang memperoleh 27 emas, 34 perak dan 24 perunggu. Tuan rumah Jepang meraih 21 emas, 7 perak dan 13 perunggu.

Sementara Australia meraih 17 eams, 4 perak dan 18 perunggu. Sementara Indonesia berada di posisi 43, dengan 1 emas, 1 perak dan 3 perunggu.

Ganda putri bulu tangkis Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu sukses menyumbangkan emas bagi kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 usai mengalahkan ganda putri Cina, Jia Yifan/Chen Qingchen di final. Greysia/Apriyani pun dipastikan akan meraih Rp 5 miliar, sama dengan hadiah peraih emas di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Dikutip dari Forbes, besaran hadiah bagi atlet Indonesia peraih emas Olimpiade terbesar keempat di dunia, serta kedua terbesar setelah Singapura di wilayah Asia Tenggara.

Singapura menjanjikan hadiah 1 juta dolar Singapura, setara Rp 10,6 miliar, bagi atletnya yang meraih emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Baca juga: Dibongkar MAKI, Jaksa Pinangki Ternyata Belum Diberhentikan dan Masih Terima Gaji, Segini Gajinya

Baca juga: Nikahi Janda Montok nan Seksi, Bujang Lapuk Ini Sampai Tak Sanggup Berdiri, Terungkap Fakta Ini

Baca juga: Dari Minta Dihamili hingga Jual Celana Dalam, Inilah 4 Aksi Menghebohkan DJ Dinar Candy

Jumlah itu tentu berkali-kali lipat dari bonus atlet AS yang notabene merupakan negara unggulan dalam Olimpiade.

AS memberi bonus 37.500 dolar AS atau Rp 537 juta bagi setiap atlet yang meraih emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Sedangkan atlet Jepang selaku tuan rumah mendapat bonus 5 juta yen, setara dengan Rp 654 juta, jika berhasil meraih emas.

Khusus tim bisbol Jepang, setiap pemain akan menerima tambahan bonus 10 juta yen atau setara Rp 1,3 miliar jika berhasil meraih emas.

Namun ada pula negara-negara yang tidak memberi bonus bagi atlet-atletnya yang berhasil medali di Olimpiade Tokyo 2020, seperti Britania Raya, Selandia Baru, Norwegia, dan Swedia.

Ada pula negara-negara kecil yang melakukan hal serupa, seperti Saint Kitts dan Nevis, Tonga atau Kepulauan Virgin. (*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved