Breaking News:

Mahasiswa PKL Prodi HKI Gelar Simulasi Mediasi di Pengadilan Agama Tanjungpandan

Peserta PKL Prodi HKI (Hukum Keluarga Islam) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syaikh Abdurachman Siddik

Editor: Fery Laskari
IAIN SAS Bangka Belitung
Peserta PKL Prodi HKI IAIN SAS Babel saat mengikuti simulasi mediasi di PA Tanjungpandan Belitung dipantau langsung oleh Hidayah S.H.I, selaku mentor dan hakim di PA Tanjungpandan, Kamis (05/08/2021). 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Peserta PKL Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Syaikh Abdurachman Siddik (SAS) Bangka Belitung (Babel) melangsungkan simulasi mediasi di PA Tanjungpandan Belitung yang dipantau langsung oleh Hidayah S.H.I, selaku mentor dan Hakim di PA Tanjungpandan, Kamis (5/8/2021).

Hidayah S.H.I, selaku mentor dan hakim di PA Tanjungpandan menyampaikan Mediasi ialah upaya penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga (mediator) yang netral, yang tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan yang membantu pihak-pihak yang bersengketa mencapai penyelesaian yang diterima oleh kedua belah pihak.

"Kita akan melakukan simulasi mediasi agar para mahasiswa paham bagaimana seorang mediator memediasi para pihak yang berperkara. "Saya rasa untuk materi di kampus kalian sudah banyak yang disampaikan jadi  ini perbanyak prakteknya," ujar Hidayah

Hal ini merupakan pertama kalinya peserta PKL ikut praktik mediasi atau simulasi mediasi di Pengadilan Agama (PA) Tanjungpandan. Dalam praktek mediasi ini mengangkat kasus cerai talak dan gugat cerai yang di hadiri para mahasiswa peserta PKL sebanyak 4 orang dan tetap melaksanakan Protokol Kesehatan Covid-19, setiap mahasiswa wajib menggunakan masker.

Peserta PKL mempunyai peran masing-masing, yaitu pertama cerai talak Elsa Viuri sebagai mediator, Pajarudin sebagai pemohon dan Anindita Rachmadewi sebagai termohon.  Kedua  yaitu gugat cerai Anindita Rachmadewi sebagai mediator, Elsa Viuri sebagai penggugat dan Andry sebagai tergugat, para peserta sangat menjiwai perannya masing-masing dan sangat antusias mengikuti praktik tersebut.

Seorang eserta PKL menyatakan, “ini adalah salah satu pengalaman sangat luar biasa yang kami dapat, karena simulasi mediasi ini di mentori langsung oleh hakim PA, pada saat kuliah hanya teori saja. Jadi di sini kami mengetahui secara langsung perkara yang wajib menempuh mediasi  dan tahap-tahapnya serta mendapat banyak ilmu dari praktiknya” ujar Andry seorang peserta PKL. (*)

Penulis : Pajarudin (Peserta PKL Mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved