Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Miris, Overload Ruangan Isolasi, Dua Pasien Covid-19 Meninggal di Selasar RSUD Bangka Selatan

Kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan terus bertambah, parahnya lagi pasien Covid-19 ini ada yang meninggal di beranda atau teras

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan
Tampak dari jauh situasi di selasar IGD RSUD Kabupaten Bangka Selatan yang dijadikan sebagai lokasi perawatan terhadap pasien Covid-19 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasus kematian akibat Covid-19 di Kabupaten Bangka Selatan terus bertambah, parahnya lagi sejumlah pasien Covid-19 ini ada yang meninggal di beranda atau teras IGD RSUD Kabupaten Bangka Selatan.

Meninggalnya pasien Covid-19 di selasar atau teras ini bukanlah tanpa alasan, namun karena ruangan isolasi pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Bangka Selatan yang sudah penuh sehingga menyebabkan pasien lainnya harus dirawat di teras atau di tenda darurat.

Direktur RSUD Kabupaten Bangka Selatan, dr. Agus Pranawa saat dikonfirmasi menyebutkan akibat penuhnya keterisian ruangan Bougenvile sebagai ruang isolasi maka tenda darurat maupun selasar rumah sakit turut dimanfaatkan sebagai UGD untuk menangani pasien Covid-19.

Ia menyebutkan kasus kematian pasien Covid-19 di selasar atau teras RSUD Kabupaten Bangka Selatan juga tidak dapat dihindari karena memang ruangan isolasi yang sudah penuh.

Baca juga: Pria Ini Belum Sempat Lampiaskan Hasrat Pada Istri Orang di Kamar, Baru Pegang Tangan Malah Apes

dr Agus menyebutkan setidaknya kasus kematian pasien Covid-19 di teras RSUD Kabupaten Bangka Selatan tidak hanya terjadi sekali saja, namun sudah dua kali.

Secara rinci ia menyebutkan kasus kematian pertama di teras RSUD Kabupaten Bangka Selatan terjadi pada Selasa (3/8/2021) lalu dan kembali terjadi pada Rabu (4/8/2021) malam.

"Semalam itu ada penambahan kasus meninggal di teras RSUD, beberapa hari lalu juga ada. Kasus seperti ini memang tidak dapat dihindari karena penuhnya ruangan isolasi kita sehingga pasien Covid-19 lainnya kita rawat di tenda darurat dan juga selasar," ungkap dr Agus pada Kamis (5/8/2021).

Kendatipun melakukan perawatan di tenda darurat maupun teras IGD RSUD Kabupaten Bangka Selatan, dr Agus menyebutkan jika pihaknya bersama tenaga medis yang bertugas telah berjuang untuk memberikan pelayanan yang maksimal.

Selama PPKM Ada 14 Kasus Kematian

Proses pemakaman Covid-19 dengan protokol kesehatan di Kabupaten Bangka Selatan.
Proses pemakaman Covid-19 dengan protokol kesehatan di Kabupaten Bangka Selatan. (Istimewa)

Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 diterapkan, 14 warga Kabupaten Bangka Selatan dinyatakan meninggal dunia dengan status terpapar Covid-19.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved