Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pendatang Masuk Bangka Belitung Wajib Sudah Divaksin, Ada Surat Edarannya

Pelaku perjalanan udara dan darat yang hendak masuk ke Provinsi Bangka Belitung wajib mengantongi surat vaksin Covid-19 minimal dosis pertama.

Penulis: Magang1 | Editor: El Tjandring
(Bangkapos/Cepi Marlianto)
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zanuari Anizar. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4 yang diperpanjang hingga 9 Agustus 2021 mendatang, para pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang hendak masuk ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung wajib mengantongi surat vaksin Covid-19 minimal dosis pertama bagi pengguna jasa transportasi laut maupun udara.

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran nomor 550/0487/Dishub tentang Pengendalian transportasi bagi pelaku perjalanan domestik di wilayah PPKM Level 4 Corona Virus Disease 2019 di Bangka Belitung yang kembali diperpanjang.

Demikian yang diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Zanuari Anizar.

"Itu berlaku untuk semuanya baik di bandara maupun pelabuhan di Bangka Belitung. Penerapannya sama dengan surat edaran yang kemarin jadi tinggal diperpanjang saja," kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (5/8/2021).

Dikatakan Zanuari, meskipun begitu ada pengecualian dalam surat edaran tersebut. Dimana sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya tak wajib memiliki kartu vaksin.

Baca juga: Nikahi Janda Montok nan Seksi, Bujang Lapuk Ini Sampai Tak Sanggup Berdiri, Terungkap Fakta Ini

Hal itu lantaran ditakutkan dapat menghambat pendistribusian kebutuhan pokok saat penyeberangan ke daerah.

Tetapi, kedepannya tidak menutup kemungkinan untuk wajib vaksin tersebut diberlakukan ke para supir kendaraan logistik.

"Sopir truk masih diberlakukan sama seperti kemarin dikecualikan, mereka tidak wajib vaksin," terang Zanuari.

Untuk jalur laut, lanjut dia, dilakukan pembatasan yang mana kapal hanya boleh mengangkut penumpang sebanyak 25 persen dari kapasitas yang tersedia demi menjaga protokol kesehatan.

"Lalu lintas kapal tidak kita batasi. Ini tidak dikecualikan sama untuk semua moda transportasi," sebutnya.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved