Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Satgas Covid-19 Laporkan Perempuan yang Palsukan Surat PCR ke Polda Bangka Belitung

Pihak RSBT Pangkalpinang dan tim verifikasi Bandara Depati Amir, meminta kasus penggunaan PCR palsu yang mencatut nama RSBT Pangkalpinang diusut.

Penulis: Antoni Ramli | Editor: El Tjandring
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Sekertaris Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pihak RSBT Pangkalpinang dan tim verifikasi Bandara Depati Amir, meminta kasus penggunaan PCR palsu yang mencatut nama RSBT Pangkalpinang ditindaklanjuti.

Satgas Percepatan Penanganan Covid 19 Babel, Mikron Antariksa menyebut, pihaknya telah melaporkan kasus penggunaan surat PCR palsu tersebut ke Polda Bangka Belitung.

Laporan tersebut menyusul adanya atensi dari pihak RSBT Pangkalpinang dan tim verifikasi  Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

"Kan posisinya permintaan dari kawan-kawan RSBT untuk ditindaklanjuti dan tim verivikasi juga minta ditindaklanjuti, kemudian kami menghubungi satgas Aman Nusa II, setelah itu, dari itu kami membuat laporan kami hanya sampai di situ," kata Mikron, Kamis (5/8/2021).

Menurut Mikron, penumpang tersebut berinisial Z (perempuan). Statusnya merupakan warga Jawa Barat yang menetap di kota Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Baca juga: Mau Kaya Tak Perlu Korupsi, PNS Bisa Kaya Raya Apabila Lakukan 5 Langkah Ini!

Baca juga: Veronica Koman Kembali Bikin Gaduh, Singgung Nama Greysia-Apriyani, Lalu Sindir DPR

"Kalau inisialnya Z perempuan, warga Jawa Barat, tinggalnya di Sungailiat,"pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang penumpang wanita kedapatan menggunakan surat PCR palsu di Bandara Depati Amir, kota Pangkalpinang.

Aksi penggunaan surat PCR palsu tersebut, terkuat saat sang penumpang tersebut berencana terbang dari kota Pangkalpinang menuju Jakarta.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo menyebut aksi penggunaan surat PCR palsu tersebut, terjadi Rabu (4/8/2021) kemarin.

Dalam aksinya, penumpang wanita tersebut mencatut surat PCR berlogo RSBT Pangkalpinang.

"Terkuaknya aksi penggunaan surat PCR palsu itu kemarin, di bandara Depati Amir. Waktu itu penumpang tersebut hendak berangkat dari Pangkalpinang menuju Jakarta," kata dr Bangun, Kamis (5/8/2021) sore.

Baca juga: Nikahi Janda Montok nan Seksi, Bujang Lapuk Ini Sampai Tak Sanggup Berdiri, Terungkap Fakta Ini

Baca juga: Dari Minta Dihamili hingga Jual Celana Dalam, Inilah 4 Aksi Menghebohkan DJ Dinar Candy

Terkuaknya aksi tersebut , bermula dari kecurigaan petugas KKP yang meragukan kevalidan surat PCR yang dimiliki penumpang tersebut.

Baca juga: Nikahi Janda Montok nan Seksi, Bujang Lapuk Ini Sampai Tak Sanggup Berdiri, Terungkap Fakta Ini

Dari situ, pihak KKP melakukan kroscek ke pihak RSBT Pangkalpinang. Namun nama penumpang tersebut tidak terdata dan bisa dipastikan surat PCR yang bersangkutan palsu.

”Awalnya petugas kami curiga dengan kevalidan surat PCR yang penumpang itu punya, kemudian kami kroscek ke RSBT mereka bilang nama tersebut tidak terdata," bebernya.

Dokter Bangun mengaku tidak mengetahui persis nama serta identitas penumpang tersebut. Setelah diamanakan, kasus pemalsuan surat PCR tersebut diserahkan pihaknya ke Satgas Gugus provinsi Bangka Belitung.

"Kalau namanya saya lupa, yang jelas setelah diamankan yang bersangkutan kita serahkan ke Satgas Gugus, dan kemungkinan saat ini sudah ditangani pihak Polda," pungkasnya.

(Bangkapos.com /Anthoni Ramli)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved