Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Tak Ada Lagi Isoman,  Bupati Bangka Tengah Tekankan Warga Positif Covid-19 Untuk Isoter di Kecamatan

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mulai menerapkan kebijakan isolasi terpadu (isoter) kepada pasien yang terkonfirmasi posiif Covid-19 di wilayahnya.

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Bupati Kabupaten Bangka Tengah, Algafry Rahman 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mulai menerapkan kebijakan isolasi terpadu (isoter) kepada pasien yang terkonfirmasi posiif Covid-19 di wilayahnya.

Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Kabupaten Bangka Tengah, Algafry Rahman agar kondisi warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 lebih terpantau jelas, dan tidak menjalani isolasi mandiri (isoman).

"Untuk isolasi mandiri (isoman) saat ini sudah tidak kita galakan lagi dan akan kita lakukan isolasi terpadu dan kita sudah sampaikan kepada camat untuk diteruskan ke desa ataupun kelurahan agar tidak lagi warga yang menjalani isoman," ungkap Algafry.

Dalam pelaksanaan isolasi terpadu ia pun meminta agar tingkat kecamatan menjadi central pusat koordinasi bagi warga yang terkonfirmasi positif.

"Jadi kita suda koordinasi, di mana isolasi terpadu ini centralnya lebih condong ke tingkat kecamatan supaya pemantauanya lebih enak dan terdeteksi, namun untuk Desa atau kelurahan yang jaraknya dekat dari Kecamatan dan terpantau untuk isolasi di desa masing-masing maka boleh juga," kata Algafry, Kamis (5/8/2021).

Lanjutnya ia juga meminta pihak TNI Polri, baik polsek dan bhabinsa untuk ikut serta mengawasi dan menantau kondisi saat ini.

"Intinya disini kita libatkan semua lintas sektor untuk ikut berperan aktif dalam penangan dan pencegahan agar kasus Covid-19 di Kabupaten Bangka Tengah bisa segera berakhir," tegas Algafry.

Diketahui saat ini Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah pun telah mengaktifkan kembali rumah-rumah karantina di masing-masing Desa atau Kecamatan guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 diwilayahnya.

Menurut Algafry, guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 ini, penerapan protokol kesehatan dan pelaksanaan vaksinasi menjadi upaya yang saat ini dilakukan pihaknya guna menekan sebaran kasus Covid-19.

"Tentunya kita akan terus bergerak ke desa memberikan kesadaran ke masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dan jika memang sudah ada vaksin kita lakukan upaya penggencaran pelaksanaan vaksinasi, dengan prioritas kita terlebih dahulu di dua kecamatan yang tinggi kasus covid-19, yakni Pangkalan Baru dan Koba," kata  Algafry.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved