Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Dibatasi dari Pusat, Vaksin Covid-19 di Bangka Belitung Diprioritaskan Penerima Dosis Kedua

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bangka Belitung, dr Andri Nurtito mengatakan, jatah vaksin Covid-19 per daerah dibatasi oleh pemerintah pusat.

Penulis: Magang1 | Editor: El Tjandring
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dr Andri Nurtito. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr Andri Nurtito mengatakan, jatah vaksin Covid-19 per daerah dibatasi oleh pemerintah pusat.

Maka dari itu hingga kini proses vaksinasi Covid-19 masih diprioritaskan untuk masyarakat penerima suntikan dosis kedua.

“Dari Kementerian Kesehatan dapat hanya sedikit, sehingga kita berikan dan prioritas kepada mereka penerima dosis kedua. Tetapi sebenarnya kalau berminat untuk Vaksin AstraZeneca masih ada,” kata dia kepada Bangkapos.com, Jumat (6/8/2021).

Andri mengakui, memang saat ini banyak masyarakat yang berebut vaksin dosis pertama. Namun, bukan berarti vaksinasi untuk masyarakat umum dihentikan, melainkan Dinkes Provinsi Babel tak lagi mendapatkan stok selama pengiriman vaksin dua kali terakhir.

“Semuanya diberikan langsung kepada pemerintah kabupaten/kota. Suplai tetap melalui Dinkes provinsi tetapi maksudnya pemerintah pusat telah menyiapkan jatah untuk per kabupaten/kota. Memang sebelumnya Dinkes provinsi di stok sebanyak 5 persen dari jumlah total vaksin,” terang Andri.

Kadinkes menuturkan, selama satu minggu Babel diberi jatah dosis sebanyak 30 ribu dosis. Sedangkan target vaksinasi per hari sebanyak 8 ribu orang untuk vaksinasi kecepatan rendah.

“Kalau kecepatan tinggi bahkan sampai 16 ribu suntikan perhari. Kita dalam satu minggu hanya diberi 30 ribu dosis kalau kita dengan kecepatan rendah tiga hari saja selesai,” ungkapnya.

Meskipun demikian, pihaknya terus berupaya untuk meminta vaksin dosis kedua dari Kemenkes.

“Pak Gubernur tetap komunikasi dengan pak Menkes. Saya juga menghubungi Dirjen pemberantasan penyakit menular. Janjinya mungkin pertengahan Agustus atau September nanti vaksin akan banyak. Vaksin jenis Sinovac, vaksin Moderna nanti juga ada, tapi untuk tenaga kesehatan,” tukas Andri.

Sementara itu berdasarkan data tercatat Babel menerima tambahan vaksin sebanyak 4.106 vial per tanggal 2 Agustus 2021.

Baca juga: Sosok Mantan Pacar Calon Kowad Cantik Ini Diburu Warganet, Sang Kakak Langsung Dapat Warning ini

Baca juga: Greysia/Apriyani Tak Hanya Dapat Rp5 Miliar, Tapi Masih Kalah dengan Bonus Atlet Negara Tetangga

Baca juga: Tersangka Kasus Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di Belinyu Tidak Ditahan, ini Alasan Kapolres Bangka

Baca juga: Bangka Belitung Masuk Wilayah Rawan Narkoba, Jadi Daerah Tujuan Pasar dan Persinggahan

Rinciannya jenis vaksin Biofarma sebanyak 3.336 vial, vaksin Moderna 770 vial.

Terdapat tiga jenis vaksin yang masih tersedia di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu Vaksin Biofarma sebanyak 6.059 Vial, Vaksin AZ (Covax) sebanyak 537 Vial, dan Vaksin Moderna 770 vial.

Adapun stok vaksin per tanggal 2 Agustus di masing-masing kabupaten kota meliputi Kabupaten Bangka 353 vial, Kota Pangkalpinang 565 vial, Kabupaten Belitung 67 vial, Kabupaten Bangka Barat 201 vial, Kabupaten Bangka Selatan 137 vial, Kabupaten Bangka Tengah 371 vial, Kabupaten Belitung Timur 308 vial, KKP Pangkalpinang 424 vial, Provinsi Bangka Belitung 4.940 vial.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved